Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan dan Wakil Bupati Lom Lom Suwondo saat panen bawang merah di lahan demplot Dinas Pertanian yang dikelola Kelompok Tani Gelora Tani, Selasa, 6 Januari 2026. (foto: Asri Ludin Tambunan/fb)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Perhitungan tersebut mendorong sebagian petani beralih sementara dari tanaman padi ke palawija, salah satunya bawang merah.
"Sebagian hasil panen dijual ke kios-kios pasar sekitar dan masih kurang memenuhi permintaan. Sisanya kami siapkan untuk bibit agar bisa berkelanjutan," kata Suriawan, petani setempat, saat panen bawang merah bersama Bupati Deli SerdangAsri Ludin Tambunan dan Wakil Bupati Lom Lom Suwondo di lahan demplot Dinas Pertanian yang dikelola Kelompok Tani Gelora Tani, Selasa, 6 Januari 2026.
Dalam dialog tersebut, Suriawan menyampaikan harapan agar pemerintah daerah dapat menyediakan gudang pembibitan bawang merah.
Menanggapi permintaan itu, Bupati Asri Ludin menyatakan kesiapan pemerintah daerah mendukung penyediaan sarana penyimpanan bibit guna menjaga kualitas dan keberlanjutan produksi.
Selain pembibitan, Bupati juga menginstruksikan Dinas Pertanian untuk menghubungkan petani bawang merah dengan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekitar Kecamatan Beringin.
"Kita tidak ingin hanya panen tanpa memastikan keberlanjutannya. Selain dijual ke pasar, hasil panen juga kita dorong untuk disuplai ke Koperasi Merah Putih guna memenuhi kebutuhan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi," ujar Asri Ludin.
Sebagai bentuk dukungan pemasaran, Koperasi Desa Merah Putih Karanganyar ditunjuk untuk membeli bawang merah hasil panen dari demplot bawang merah umbi di Desa Sidodadi Ramunia.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Deli Serdang Elinasari Nasution menjelaskan bahwa lahan demplot tersebut sebelumnya ditanami padi.
Melalui program demplot, petani didorong mencoba pola tanam padi–palawija sebagai alternatif meningkatkan produktivitas lahan.