GTI Soroti SPMB Banten 2026, Penutupan NIK Dinilai Hambat Transparansi dan Pengawasan Publik
BANTEN Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Garda Tipikor Indonesia (GTI) menyoroti pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Negeri Prov
PENDIDIKAN
JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan akan menindak tegas oknum penggemukan sapi (feedloter) yang terbukti menjual sapi di atas harga yang telah ditetapkan pemerintah.
Langkah ini menyusul aksi mogok pedagang daging sapi se-Jabodetabek yang berlangsung sejak Rabu malam (21/1/2026).
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan, pihaknya sudah menindaklanjuti aksi mogok tersebut dengan memerintahkan pengecekan menyeluruh terhadap rantai distribusi sapi, mulai dari feedloter hingga distributor.Baca Juga:
"Kalau aku temukan dan kami langsung suruh cek mulai hari ini. Kalau aku temukan, 99% aku cabut izinnya dan tidak boleh lagi berbisnis di bidang itu," tegas Amran dalam konferensi pers di Kantor Kementan, Kamis (22/1/2026).
Amran menekankan, pihaknya tidak akan ragu mencabut izin impor bagi pelaku usaha yang terbukti bermain harga.
Ia menegaskan bahwa kewenangan impor sapi bakalan berada di Kementan, yang saat ini memberi kuota hingga 700.000 ekor per tahun.
Meski demikian, Amran menyebut berdasarkan laporan sementara, harga jual sapi masih berada di bawah harga pokok produksi (HPP) yang ditetapkan Rp56.000 per kilogram.
Saat ini, harga jual sapi berada di kisaran Rp55.000 per kilogram.
"Aku beri tahu, menurut pengakuan sementara, itu menjual di bawah HPP, tetapi tidak sampai di situ, suruh cek siapa yang bermain, apakah penggemukannya, atau distributornya, atau siapa," tambahnya.
Seiring dengan langkah Kementan, pedagang daging sapi se-Jabodetabek yang sempat mogok, kini sepakat untuk kembali berdagang.
"Tadi malam sudah ketemu, sudah sepakat. Jual, jual lagi," kata Amran.
Aksi mogok pedagang sebelumnya dilakukan sebagai protes terhadap tingginya harga sapi timbang hidup dari feedloter dan harga karkas dari rumah potong hewan (RPH) yang merangkak naik.
Ketua DPD Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) DKI Jakarta Wahyu Purnama menyebut aksi ini juga terkait belum terealisasinya jaminan kestabilan harga sapi hasil rapat pemerintah pada 5 Januari 2026.
Menurut Wahyu, tingginya harga daging sapi berdampak pada pedagang pasar tradisional, bandar sapi potong, dan masyarakat menengah ke bawah.
Ia meminta Kementan segera menstabilkan harga demi keberlangsungan UMKM dan hajat hidup masyarakat.*
(bi/ad)
BANTEN Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Garda Tipikor Indonesia (GTI) menyoroti pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Negeri Prov
PENDIDIKAN
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan selama sepekan pada periode 2226 Juni 2026 dengan pelemahan signifik
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah kembali menyiapkan langkah efisiensi terhadap anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Keuangan (Menkeu) P
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga akhir 2026
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan penyidikan kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan izin tinggal warga nega
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya keterlibatan profesor, ilmuwan, dan kalangan akademisi dalam penyelenggaraan pem
NASIONAL
BANDA ACEH Panglima Korps Marinir Letjen TNI (Mar) Dr. Endi Supardi menyalurkan sebanyak 1.200 pasang sepatu sekolah bagi siswasiswi ter
PENDIDIKAN
BANDA ACEH Prakiraan cuaca di sejumlah wilayah Provinsi Aceh pada hari ini didominasi hujan ringan. Meski demikian, beberapa daerah dipe
NASIONAL
MEDAN Prakiraan cuaca di sebagian besar wilayah Sumatera Utara pada hari ini didominasi hujan ringan. Masyarakat di berbagai kabupaten d
NASIONAL
JAKARTA Sebagian besar wilayah DKI Jakarta diprakirakan mengalami hujan ringan pada hari ini. Masyarakat yang beraktivitas di luar ruang
NASIONAL