BREAKING NEWS
Jumat, 27 Maret 2026

Dirpamintel Ditjenpas Tinjau Ketahanan Pangan di Air Joman dan Monev Lapas Labuhan Ruku, Pengamanan Sesuai SOP dan Pertanian Produktif Tuai Apresiasi

Muhammad Taufik - Jumat, 27 Maret 2026 07:36 WIB
Dirpamintel Ditjenpas Tinjau Ketahanan Pangan di Air Joman dan Monev Lapas Labuhan Ruku, Pengamanan Sesuai SOP dan Pertanian Produktif Tuai Apresiasi
Direktur Pengamanan dan Intelijen Ditjenpas, Tatan Dirsan Atmaja, meninjau Ketahanan Pangan di Lahan Air Joman sekaligus kegiatan monev terhadap aspek pengamanan di Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku, Kamis (26/3). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BATU BARA - Direktur Pengamanan dan Intelijen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas), Tatan Dirsan Atmaja, melaksanakan peninjauan di Ketahanan Pangan di Lahan Air Joman sekaligus kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap aspek pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku, Kamis (26/3).

Kegiatan yang dimulai pada pukul 15.00 WIB tersebut bertujuan untuk memastikan perkembangan program pertanian di Lahan Air Joman berjalan optimal serta memastikan penerapan standar keamanan dan kesiapsiagaan petugas di lingkungan Lapas sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam peninjauan di Lahan Air Joman, Dirpamintel memberikan apresiasi atas keberhasilan Lapas Labuhan Ruku dalam memanfaatkan lahan kosong menjadi area pertanian produktif.

Baca Juga:

Tercatat sebanyak 3.100 tanaman pisang dan 75 kg bibit jagung tumbuh dengan baik dan memberikan nilai positif bagi program pembinaan kemandirian warga binaan.

Menurut Tatan Dirsan Atmaja, pemanfaatan lahan tersebut merupakan langkah strategis dalam mendukung pembinaan yang produktif serta memberikan keterampilan bagi warga binaan sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat.

Selain meninjau sektor pertanian, Dirpamintel juga melaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap sistem pengamanan di dalam Lapas.

Kegiatan ini dilakukan guna memastikan seluruh aspek pengamanan berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Dalam pelaksanaannya, Dirpamintel meninjau langsung berbagai sarana dan prasarana pengamanan, di antaranya pemeriksaan senjata api dan amunisi, pengecekan jadwal piket petugas pengamanan, serta melihat kondisi blok hunian warga binaan.

Hasil peninjauan menunjukkan bahwa sarana dan prasarana pengamanan di Lapas Labuhan Ruku dalam kondisi baik dan mendukung pelaksanaan tugas petugas pengamanan secara optimal.

"Secara umum, sarana dan prasarana pengamanan sudah memadai dan pelaksanaan tugas pengamanan telah berjalan sesuai SOP. Hal ini perlu terus dipertahankan dan ditingkatkan," ujar Tatan Dirsan Atmaja.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku, Hamdi Hasibuan, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian yang diberikan oleh Dirpamintel Ditjenpas.

Ia menilai kegiatan ini sebagai bentuk dukungan nyata dalam meningkatkan kualitas pengamanan dan pembinaan di Lapas.

"Kami sangat menyambut baik kegiatan ini. Monitoring dan evaluasi yang dilakukan merupakan bentuk perhatian dan dukungan dari Ditjenpas untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan pengamanan di Lapas Labuhan Ruku," ujar Hamdi Hasibuan.

Dengan adanya kegiatan ini, pihak Lapas Labuhan Ruku mengaku mendapatkan banyak masukan konstruktif guna memperkuat sistem keamanan serta meningkatkan kesiapsiagaan petugas, sekaligus mendorong optimalisasi program pembinaan kemandirian seperti pertanian di Lahan Air Joman.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Mantan Kepala KSOP Belawan Ditahan Kejati Sumut, Diduga Terlibat Korupsi PNBP
DPR RI Minta Evaluasi Menyeluruh di TNI Setelah Kabais Mundur
Pelantikan 104 Kepsek, Gubernur NTT Minta Fokus pada Peningkatan Mutu Pendidikan
Sorotan terhadap Plt Kadisdik Tapsel Menguat, Muncul Dugaan Kepentingan di Balik Jabatan
Polda Bali Pastikan Kesiapan Operasi Ketupat 2026, Tim Wasops Polri Tinjau Persiapan
Hadapi Geopolitik Global: Gubernur NTT Instruksikan Penghapusan Program Tidak Berdampak ke Masyarakat, Fokus pada Efisiensi Anggaran
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru