Makan Telur 5 Kali Seminggu, Risiko Alzheimer Disebut Lebih Rendah!
JAKARTA Telur selama ini dikenal sebagai salah satu sumber makanan bergizi. Selain mengandung protein berkualitas tinggi, telur juga men
KESEHATAN
MEDAN – Pemerintah menyatakan Indonesia telah memenuhi kriteria swasembada pangan berdasarkan standar Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO).
Klaim tersebut disampaikan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang menyebut tingkat ketergantungan Indonesia terhadap impor pangan saat ini berada jauh di bawah ambang batas yang ditetapkan lembaga internasional tersebut.
Mengacu pada standar FAO tahun 1999, sebuah negara dapat dikategorikan swasembada pangan apabila kebutuhan impor tidak melebihi 10 persen dari total kebutuhan nasional.Baca Juga:
Saat ini, ketergantungan impor pangan Indonesia disebut hanya berada di kisaran 4 hingga 5 persen.
"Ketergantungan impor pangan Indonesia saat ini hanya sekitar 4-5 persen, jauh di bawah batas maksimal yang ditetapkan FAO," kata Amran, Rabu, 24 Juni 2026.
Menurut Amran, saat ini hanya tiga komoditas pangan yang masih bergantung pada pasokan luar negeri, yakni bawang putih, daging sapi, dan kedelai.
Total kebutuhan impor untuk ketiga komoditas tersebut diperkirakan mencapai 3,5 juta ton.
Di sisi lain, produksi pangan nasional telah mencapai sekitar 73 juta ton, sementara kebutuhan konsumsi dalam negeri berada pada angka 68 juta ton.
"Kebutuhannya adalah 68 juta ton, dan produksi kita adalah 73 juta ton. Jika kita membagi 3,5 juta ton dengan 73 juta ton, itu berarti 4-5 persen," jelas Amran.
Data tersebut menunjukkan Indonesia memiliki surplus pangan secara agregat.
Kondisi itu sekaligus menurunkan ketergantungan terhadap impor dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.
Laporan FAO juga mencatat Indonesia sebagai salah satu negara yang berkontribusi terhadap peningkatan produksi pangan global bersama Nigeria, Pantai Gading, dan Vietnam.
Di antara negara-negara tersebut, Indonesia tetap menjadi produsen terbesar dengan total produksi tahunan yang mencapai lebih dari 30 juta ton.
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menyatakan optimistis Indonesia dapat berkembang menjadi lumbung padi dunia.
Optimisme itu disampaikan setelah meninjau teknologi budidaya padi modern di Kabupaten Gorontalo yang diklaim mampu meningkatkan produktivitas gabah hingga dua kali lipat.
Peninjauan dilakukan usai menghadiri Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di GOR David-Tony, Limboto, Kabupaten Gorontalo, Rabu, 24 Juni 2026.
Menurut Prabowo, penerapan teknologi pertanian modern telah menunjukkan hasil yang signifikan di lapangan.
"Terima kasih saya kira banyak sekali inovasi teknologi baru teknik-teknik baru yang dikembangkan oleh masyarakat pertanian, Menteri Pertanian hasilnya sangat menurut saya cukup revolusioner yang tadinya menghasilkan 5 ton gabah sekarang bisa 10 ton lebih 12 ton kalau begitu kan naik 100% produktivitas kita. Saya kira tidak lama lagi kita bisa jadi lumbung padi dunia, kita bisa bantu banyak negara tapi intinya sekarang bersyukur," kata Prabowo.
Prabowo menegaskan bahwa penguatan sektor pangan nasional harus dibangun secara berkelanjutan dan tidak hanya berorientasi pada capaian jangka pendek.
"Kita jaga ini, tidak boleh fenomena satu tahun dua tahun harus sistem berkelanjutan jadi petani kita harus hidup baik, teknologi kita harus belajar secepat mungkin, seluruh seluruh produksi pangan kita harus kita amankan kita intensifikasi, ekstensifikasi, dan kita hilirisasi," ujarnya.
Menurut Prabowo, kekuatan sektor pertanian menjadi fondasi utama bagi negara yang ingin mandiri dan tangguh menghadapi berbagai tantangan global.
"Saya kira saya sangat bahagia kita optimis ini semua negara besar negara kuat itu backup-nya landasannya adalah pertanian yang kuat produksi pangan aman kita menghadapi banyak tantangan kita aman," ucapnya.
Presiden juga menginginkan teknologi budidaya padi yang terbukti berhasil tersebut dapat diterapkan secara luas di berbagai daerah.
Ia berharap setiap desa, kecamatan, kabupaten, hingga provinsi mampu mencapai swasembada pangan dan bahkan menghasilkan surplus untuk kebutuhan ekspor.
"Saya kira demikian ini kita ingin supaya disosialisasikan diajarkan ke semua daerah kita mau tiap desa bisa swasembada, tiap kecamatan swasembada, tiap kabupaten swasembada, tiap provinsi swasembada, minimal kalau bisa provinsi produksi untuk ekspor untuk ke tempat lain, ini ini kita punya strategi ke depan," ujarnya.
Pemerintah menilai capaian swasembada pangan dan peningkatan produktivitas pertanian menjadi modal penting untuk memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus membuka peluang Indonesia menjadi salah satu pusat produksi pangan dunia pada masa mendatang.* (kmd/ad)
JAKARTA Telur selama ini dikenal sebagai salah satu sumber makanan bergizi. Selain mengandung protein berkualitas tinggi, telur juga men
KESEHATAN
JAKARTA TNI Angkatan Laut menggagalkan dugaan penyelundupan narkotika jenis ketamine seberat sekitar 1,3 ton di perairan Riau. Barang te
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Dokter Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa membantah anggapan bahwa dirinya mundur atau takut menghadapi polemik ijazah Presiden
HUKUM DAN KRIMINAL
KARO Akses menuju objek wisata pemandian air panas Sidebukdebuk di Desa Semangat Gunung, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, Sumatera Ut
PARIWISATA
JAKARTA Pengamat politik Arifki Chaniago menilai keputusan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep untuk maju dan
POLITIK
JAKARTA Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia, Arifki Chaniago, menilai munculnya sejumlah nama kepala daerah dalam berbagai su
POLITIK
LABUHANBATU SELATAN Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang turun langsung meninjau pembangunan jalan semenisasi s
PEMERINTAHAN
ASAHAN Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., mengunjungi Pesantren Darul Falah di Kecamatan Aek Songsongan, Kabupaten Asahan, Sumate
PENDIDIKAN
BATU BARA Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., menghadiri pelantikan Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhamm
PEMERINTAHAN
BATU BARA Pemerintah Kabupaten Batu Bara bersama masyarakat mengikuti kegiatan Batu Bara Bersholawat Jilid III yang digelar Majelis Peci
PEMERINTAHAN