Pihak kampus mengaku telah menunjukkan berbagai dokumen, termasuk skripsi dan proses kelulusan, kepada pihak-pihak yang meminta klarifikasi, termasuk Rismon sendiri.
Wakil Rektor UGM, Wening Udasmoro, menegaskan bahwa kampus tidak berpihak, hanya menyampaikan data yang mereka miliki.
"Kami memiliki bukti lengkap dari awal masuk hingga lulusnya Jokowi. Semuanya terdokumentasi dengan baik," jelas Wening.
Meski demikian, polemik ini tetap memancing reaksi masyarakat.
Sebagian netizen mendukung klarifikasi dari pihak UGM, namun tidak sedikit yang masih meragukan keaslian dokumen Jokowi.
Presiden Jokowi sendiri menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki kewajiban memperlihatkan ijazah kepada pihak yang tidak berwenang.
"Saya tidak punya kewajiban untuk itu. Mereka pun tidak memiliki kewenangan untuk meminta," ujar Jokowi kepada rombongan TPUA yang datang ke rumahnya di Solo beberapa waktu lalu.
Polemik ini tampaknya belum akan berakhir dalam waktu dekat.
Namun Presiden Jokowi dan pihak kampus terus berdiri pada posisi bahwa seluruh proses akademik telah dilalui secara sah.*