BREAKING NEWS
Selasa, 13 Januari 2026

Kenapa Jokowi Dipecat dari PDIP? Ternyata Ini Penyebab Sebenarnya!

Adelia Syafitri - Sabtu, 17 Mei 2025 22:58 WIB
Kenapa Jokowi Dipecat dari PDIP? Ternyata Ini Penyebab Sebenarnya!
Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi).
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA– Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) resmi dipecat dari keanggotaan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Keputusan pemecatan ini diumumkan secara resmi oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP melalui Surat Keputusan (SK) bernomor 1649/KPTS/DPP/XII/2024 yang dikeluarkan pada Senin, 16 Desember 2024.

"Bahwa oleh karenanya, DPP partai memandang perlu untuk menerbitkan Surat Keputusan pemecatan Sdr Joko Widodo dari keanggotaan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan," bunyi kutipan SK tersebut.

Melalui keputusan ini, Jokowi dilarang melakukan kegiatan maupun menduduki jabatan apa pun yang mengatasnamakan PDIP.

Pihak partai juga menyatakan tidak akan bertanggung jawab atas segala tindakan yang dilakukan oleh Jokowi setelah keputusan ini diberlakukan.

Pemecatan ini menandai puncak dari ketegangan antara Jokowi dan partai yang telah membesarkan namanya sejak menjadi Wali Kota Solo, Gubernur DKI Jakarta, hingga Presiden RI dua periode.

Berikut sejumlah alasan mendasar di balik keputusan pemecatan tersebut:

1. Perbedaan Arah Politik

Puncak konflik terjadi ketika Jokowi secara terang-terangan mendukung pasangan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024.

Langkah ini dianggap bertentangan dengan sikap resmi partai yang mengusung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden.

2. Pelanggaran Kode Etik Partai

PDIP menilai tindakan Jokowi dan keluarganya, termasuk Gibran dan menantunya Bobby Nasution, telah melanggar kode etik dan disiplin partai.

Gibran yang maju sebagai cawapres dari partai lain dinilai sebagai pelanggaran berat.

3. Dugaan Intervensi terhadap Mahkamah Konstitusi (MK)

PDIP menuding Jokowi terlibat dalam intervensi terhadap MK yang menghasilkan putusan perubahan batas usia cawapres.

Putusan itu membuka jalan bagi Gibran maju sebagai cawapres, yang dianggap sebagai bentuk penyalahgunaan kekuasaan.

4. Penegakan Disiplin Kader

Langkah ini juga disebut sebagai bentuk ketegasan PDIP dalam menegakkan disiplin partai tanpa pandang bulu, termasuk terhadap tokoh sebesar Jokowi.

Partai menegaskan bahwa seluruh kader wajib tunduk pada keputusan dan garis politik partai.

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sempat melontarkan sindiran tajam terkait polemik ijazah Jokowi, yang menambah panas dinamika internal partai.

Meski demikian, hingga saat ini Jokowi belum memberikan komentar langsung atas pemecatan tersebut.

Namun beberapa elite politik menyebut keputusan ini sebagai momen penting yang mengakhiri hubungan politik panjang antara Jokowi dan PDIP.*

(in/a008)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru