Pemerintah Akan Terapkan WFH Satu Hari Seminggu Setelah Lebaran: Hemat 1/5 Konsumsi BBM
JAKARTA Pemerintah Indonesia berencana menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) satu hari dalam seminggu untuk mengatasi dampak krisis
EKONOMI
JAKARTA– Pernyataan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) soal sikapnya yang jarang membuat unggahan di media sosial kembali menjadi sorotan publik.
Dalam pernyataan terbaru yang disampaikan saat tampil di kanal YouTube Gita Wirjawan pada Kamis (19/6/2025), SBY menyinggung pentingnya menjaga etika dalam komunikasi publik, khususnya bagi mantan pemimpin negara.
SBY mengaku sengaja tidak terlalu aktif di platform X, karena menurutnya, Indonesia hanya memiliki satu presiden dan satu matahari dalam pemerintahan.
"Saya nih jarang sekali mengeluarkan tweet. Kalau terlalu banyak bicara, enggak bagus. Presiden kita hanya satu, mataharinya hanya satu. Yang lain paling tinggi ya bulan," ujar SBY.
Pernyataan tersebut disampaikan saat membahas kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump terhadap Indonesia.
SBY menyinggung langkah pemerintah dalam melakukan negosiasi bilateral, serta pentingnya memberikan ruang kepada pemerintah aktif untuk bekerja tanpa intervensi opini yang berlebihan dari mantan pejabat.
Meski begitu, SBY tetap mendukung langkah negosiasi yang dilakukan Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto dan mengapresiasi inisiatif Presiden Prabowo Subianto yang melakukan diskusi dengan para pemimpin ASEAN dalam menyikapi tarif 32 persen dari AS.
"Saya kira para menteri yang bernegosiasi perlu juga menjelaskan hasilnya kepada publik, supaya kita tidak hanya menerka-nerka," tambah SBY.
Pernyataan SBY juga dianggap sebagai sindiran halus atas narasi "matahari kembar" yang sempat mencuat beberapa waktu lalu, merujuk pada aktivitas Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) pasca lengser dari kursi RI-1.
Jokowi sempat dikritik karena masih aktif menerima kunjungan pejabat dan tokoh masyarakat, termasuk menteri kabinet, hingga memunculkan kekhawatiran soal dominasi bayangan dalam pemerintahan Prabowo.
Kritik juga datang dari jurnalis senior Uni Lubis, yang menyebut aktivitas Jokowi bisa menimbulkan persepsi negatif publik terhadap pemerintahan saat ini.
"Kalau aktivitas seperti ini dibiarkan, ya wajar kalau masyarakat memandang ada matahari kembar," ujar Uni Lubis.
Merespons kritik tersebut, Presiden Jokowi dan pihak Istana memberikan klarifikasi.
Mensesneg Prasetyo Hadi menegaskan bahwa aktivitas kunjungan saat Lebaran adalah hal lumrah, dan tidak berkaitan dengan kekuasaan.
Sementara itu, Jokowi dengan tegas membantah narasi adanya dua pemimpin dalam pemerintahan.
"Mataharinya ya cuma satu. Tidak ada matahari kembar. Matahari itu hanya satu, yaitu Presiden Prabowo Subianto," tegas Jokowi, Selasa (22/4/2025).
Pernyataan itu sekaligus menutup isu yang sempat memanaskan ruang publik, menegaskan komitmen terhadap keberlangsungan pemerintahan yang utuh di bawah satu kepemimpinan.*
(tm/a008)
JAKARTA Pemerintah Indonesia berencana menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) satu hari dalam seminggu untuk mengatasi dampak krisis
EKONOMI
JAKARTA Tim Rukyat Hilal Kementerian Agama (Kemenag) mengonfirmasi bahwa 1 Syawal 1447 H atau Hari Raya Idul Fitri 2026 diperkirakan jat
NASIONAL
JAKARTA Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Mabes Polri mengimbau masyarakat untuk menjaga kondisi keamanan dan ketertiban (Kamt
NASIONAL
MEDAN Menyambut hari kemenangan Idul Fitri 1447 H, umat Islam di seluruh dunia tengah mempersiapkan diri untuk merayakan hari raya terbe
AGAMA
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengingatkan seluruh penyelenggara negara dan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menolak
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri Kabinet Merah Putih ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (19/3/2026) sore.
NASIONAL
JAKARTA Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, hari ini menerima kunjungan Presiden ke5 RI yang juga Ketua Umum PDIP, Megawati
NASIONAL
LANGKAT Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Ketua DPD II Partai Kebangkitan Nasional (PKN) Kabupaten Langkat, Abd Rasyid
NASIONAL
BANDA ACEH Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Aceh, Marlina Muza
PEMERINTAHAN
JAKARTA Dalam hitungan jam, Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar Sidang Isbat untuk menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Ray
AGAMA