BREAKING NEWS
Minggu, 31 Agustus 2025

RALB Koperasi PPTB Diduga Sarat Kecurangan, LMP Perjuangan Tapsel: Pihak Terkait Jangan Diam

Mora Siregar - Senin, 30 Juni 2025 19:57 WIB
RALB Koperasi PPTB Diduga Sarat Kecurangan, LMP Perjuangan Tapsel: Pihak Terkait Jangan Diam
ist
Ketua LMP PERJUANGAN TAPSEL FANANI DALIMUNTHE.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TAPANULI SELATAN - Koperasi Produsen Perkebunan Tondi Bersama (PPTB), koperasi plasma binaan PT. SKL yang berlokasi di Kecamatan Muara Batangtoru, kini tengah dilanda prahara. Diduga kuat, Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) yang digelar pada 10 Mei 2024 sarat dengan pelanggaran dan kecurangan, bahkan disebut-sebut tanpa sepengetahuan pengurus serta pengawas koperasi.

Koperasi PPTB sendiri merupakan wadah bagi 562 kepala keluarga petani sawit yang tergabung dalam program kemitraan inti-plasma sejak didirikan pada 26 Agustus 2005 oleh Drs. M. Jusar Nasution dan rekan-rekannya. Namun kini, keberlangsungan organisasi ini terancam oleh manuver segelintir pihak yang diduga memiliki kepentingan tersembunyi.

Fakta mencuat bahwa RALB yang digelar di Kantor Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Tapanuli Selatan dihadiri oleh 24 orang yang mengaku sebagai anggota koperasi. Ironisnya, beberapa dari mereka adalah pasangan suami istri dan keluarga semenda. Bahkan, 8 di antaranya mengklaim mewakili 400 anggota lainnya tanpa kejelasan mandat resmi. Dalam rapat itu, seluruh pengurus dan pengawas koperasi diganti secara sepihak.

Baca Juga:

Fanani Dalimunthe, ST, Ketua Laskar Merah Putih Perjuangan (LMP) Markas Cabang Tapanuli Selatan, mengecam keras pelaksanaan RALB yang disebutnya sebagai bentuk pendzaliman terhadap masyarakat.

"Ini model berkoperasi yang sangat merugikan masyarakat. Dinas memfasilitasi pelaksanaan rapat luar biasa di kantornya tanpa sepengetahuan pengawas maupun pengurus koperasi tersebut. Ini pendzliman bagi masyarakat. Mohon pihak-pihak terkait dan berwenang mengevaluasi hal ini, jangan diam," tegas Fanani di kantornya di Sipirok, Senin (30/06).

Fanani juga mencium adanya agenda tersembunyi di balik kekacauan ini.

"Dari perihal ini dapat saya tarik benang merah ada pihak-pihak yang berkepentingan membuat gaduh koperasi guna sesuatu. Coba mari kita telusuri lebih jauh, ini PR kita ke depan," pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pengurus Dewan Koperasi Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang dilayangkan awak media.

Editor
: Justin Nova
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Di Balik Kebangkitan Koperasi di Tapanuli Selatan, Kasus KPPTB Huta Raja Picu Polemik
Diduga Pelaku Tindak Pidana Penggelapan Dalam Jabatan Berhasil Dibekuk Polres Tapsel
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru