Pemko Medan Gelar Seleksi Finalis Duta GenRe 2026, Siapkan Remaja Jadi Agen Perubahan
MEDAN Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Pendu
PEMERINTAHAN
JAKARTA — Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI melakukan kunjungan silaturahmi ke Mahkamah Agung (MA) di Jakarta Pusat, Jumat (11/7/2025).
Delegasi MPR dipimpin oleh Ketua MPR RI Ahmad Muzani, didampingi oleh Wakil Ketua MPR RI Rusdi Kirana dan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas).
Mereka diterima langsung oleh Ketua MA, Sunarto.
Kunjungan ini disebut sebagai balasan atas pertemuan sebelumnya, saat MA bertandang ke Gedung MPR RI beberapa waktu lalu.
Namun, pertemuan tersebut tak hanya bersifat seremonial.
Dalam keterangannya, Muzani menegaskan bahwa isu penegakan hukum yang berorientasi pada Hak Asasi Manusia (HAM) menjadi topik utama pembahasan.
"Perlunya hukum tetap berpihak kepada penegakan HAM agar rasa keadilan bisa dirasakan hadir, terutama bagi mereka yang berhadapan dengan persoalan hukum," ujar Muzani di Gedung MA.
Selain itu, MPR juga mendorong jalur mediasi sebagai salah satu alternatif penyelesaian sengketa hukum yang selama ini belum dioptimalkan dalam praktik peradilan di Indonesia.
"Jalur mediasi sebenarnya dimungkinkan dalam sistem hukum nasional. Jika ini lebih didorong, maka beban perkara di MA juga bisa berkurang secara signifikan," tambah Muzani.
Muzani menyayangkan bahwa mediasi masih belum menjadi pilihan utama dalam penyelesaian sengketa.
Padahal, mekanisme ini bisa menghadirkan keadilan secara lebih cepat, humanis, dan hemat biaya bagi masyarakat.
Di sisi lain, Ketua MA Sunarto menyambut baik inisiatif penguatan jalur mediasi serta pendekatan hukum berbasis HAM.
Menurutnya, semua regulasi yang ada sejatinya bertujuan untuk melindungi kepentingan rakyat dan tujuan bernegara.
Meski demikian, Sunarto menyatakan tahapan teknis akan dibahas lebih lanjut oleh tim ahli dari internal MA, termasuk Ketua Kamar Pidana dan Hakim Agung Pidana.
"Saya rasa nanti ada tim teknis yang bicara. Di Mahkamah Agung ada ahli pidana, ada Ketua Kamar Pidana, dan Kepala Biro Hukum. Mereka akan mengkaji lebih dalam secara substansi," ujar Sunarto.
Pertemuan ini dinilai sebagai langkah awal penting untuk membangun sinergi kelembagaan antara lembaga legislatif dan yudikatif dalam memperkuat sistem hukum nasional yang berkeadilan, transparan, dan inklusif.*
(tt/a008)
MEDAN Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Pendu
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau langsung lokasi kebakaran replika Rumah Adat Batak di kawasan Monumen Pahlawan N
SENI DAN BUDAYA
ASAHAN Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Antar Instansi dan Organisasi Kemahasiswaan/Kepemudaa
PEMERINTAHAN
ACEH Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, menegaskan
NASIONAL
MEDAN Respons cepat Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution dalam mengatasi kendala kepulangan kontingen Pesta Paduan Suara
PEMERINTAHAN
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa aksi gaduh, bakarbakar, anarki, hingga permusuhan bukanlah jalan yang dapat membawa
NASIONAL
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menanggapi munculnya wacana pasangan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Pre
POLITIK
SURABAYA Gelombang aksi yang mengkritisi sejumlah kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming
PERISTIWA
JAKARTA Xiaomi 18 Pro kembali menjadi perbincangan setelah berbagai bocoran mengenai spesifikasi ponsel tersebut mulai beredar. Perangka
SAINS DAN TEKNOLOGI
MEDAN Fakta baru terungkap dalam sidang dugaan korupsi pengadaan smartboard di Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Langkat. Kepala Badan
HUKUM DAN KRIMINAL