Pujian John Herdman untuk Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert Jelang Indonesia vs Saint Kitts
JAKARTA Jelang laga Indonesia vs Saint Kitts & Nevis dalam FIFA Series 2026, pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan pujian k
OLAHRAGA
JAKARTA - Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad, menyatakan sikap tegas akan melawan apabila dirinya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hal itu ia sampaikan sesaat sebelum menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Polda Metro Jaya, Rabu (13/8).
Abraham menilai proses hukum yang sedang berlangsung merupakan bentuk pembungkaman terhadap kebebasan berpendapat dan ancaman terhadap ruang demokrasi.
"Ini adalah sebuah pembungkaman terhadap kebebasan berpendapat, kebebasan pers, dan mempersempit ruang demokrasi," tegas Abraham kepada awak media.
"Saya Akan Melawan Sampai Kapan pun"
Abraham juga mengecam keras jika aparat penegak hukum dinilai bertindak sewenang-wenang dalam menangani kasus ini.
"Kalau misalnya saja aparat hukum ini membabi buta menangani kasus pidana ini, maka saya pasti akan melawannya. Sampai kapan pun juga," ujarnya lantang.
Menurutnya, persoalan ini bukan hanya menyangkut dirinya secara pribadi, namun menyangkut nasib seluruh rakyat Indonesia yang mendambakan ruang kebebasan dalam berdemokrasi.
"Ini menyangkut nasib seluruh rakyat Indonesia yang mendambakan kebebasan berpendapat dan ekspresi yang dijamin konstitusi kita," tambahnya.
Empat Laporan Sudah Masuk Tahap Penyidikan
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengungkapkan bahwa empat laporan terkait dugaan ijazah palsu Presiden Jokowi telah meningkat ke tahap penyidikan.
Satu laporan terkait dugaan pencemaran nama baik, fitnah, dan manipulasi informasi elektronik.
Tiga laporan lainnya menyangkut dugaan tindak pidana penghasutan.
"Saat ini yang masuk tahap penyidikan adalah empat laporan polisi," ujar Kombes Ade Ary.
Konflik Hukum Berbalut Isu Demokrasi
Kasus ini menjadi sorotan publik karena menyentuh dua aspek yang sensitif: integritas pejabat negara dan kebebasan berekspresi. Abraham Samad sendiri menyebut bahwa apa yang dihadapinya kini lebih dari sekadar perkara hukum—melainkan ujian bagi demokrasi Indonesia.*
(km/j006)
JAKARTA Jelang laga Indonesia vs Saint Kitts & Nevis dalam FIFA Series 2026, pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan pujian k
OLAHRAGA
SERDANG BEDAGAI Sebuah kecelakaan tragis terjadi di Jalan Tol Sei Rampah, Kilometer 54, yang melibatkan kendaraan Toyota Kijang Kapsul d
PERISTIWA
MEDAN Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara kembali melakukan penahanan terhadap tersangka dugaan korupsi yang melibatkan Penerimaan
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Direktorat Reserse Siber (Direskrimsus) Polda Sumatera Utara (Sumut) berhasil mengungkap praktik perjudian online yang melibatkan
HUKUM DAN KRIMINAL
LABUHANBATU Sebuah kecelakaan beruntun melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Desa Janji, Kecamatan Bilah
NASIONAL
JAKARTA Tifauzia Tyassuma, yang lebih dikenal dengan sebutan Dokter Tifa, menegaskan bahwa dirinya tidak akan mengajukan permohonan rest
POLITIK
BATU BARA Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., secara resmi melepas keberangkatan Tim Sepak Bola Batu Bara United yang aka
OLAHRAGA
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menerima audiensi dari Serikat Pekerja Kehutanan di ruang kerjanya, K
POLITIK
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan blusukan ke permukiman warga di bantaran rel kawasan Senen, Jakarta Pusat, pada Ka
POLITIK
MAKASSAR Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan bahwa stok beras nasional dalam kondisi aman meskipun dampak fenomena El Nino di
EKONOMI