Bongkar Mega Skandal Haji Rp622 Miliar, KPK Siap 'Gempur' Sidang Yaqut Pakai 303 Saksi
JAKARTA Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menghadirkan sekitar 303 saksi dalam sidang perkara dugaan korupsi kuota haji 20232
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA – Sekretariat Jenderal DPR RI mengeluarkan imbauan kepada para pegawai, termasuk tenaga ahli, untuk bekerja dari rumah atau work from home (WFH) pada hari ini, Kamis (28/8/2025).
Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah antisipasi terhadap potensi hambatan akses dan gangguan keamanan seiring dengan digelarnya aksi unjuk rasa besar-besaran di depan Gedung DPR/MPR RI.
Imbauan WFH ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor 14/SE-SEKJEN/2025 tentang Penyesuaian Pembagian Sistem Kerja Work from Office dan Work from Home Pada 28 Agustus Bagi Pegawai Setjen DPR RI, yang ditandatangani oleh Sekjen DPR Indra Iskandar tertanggal 27 Agustus 2025.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, membenarkan adanya kebijakan tersebut.
Menurutnya, langkah ini dilakukan agar aktivitas pekerjaan para pegawai tidak terganggu oleh kemungkinan kepadatan arus lalu lintas maupun potensi situasi tidak kondusif akibat demonstrasi.
"Karena kita tidak ingin ada situasi seperti kemarin, di mana pegawai sudah masuk tetapi kesulitan pulang karena akses yang terganggu. Maka dari itu, diimbau untuk WFH," ujar Sahroni saat dikonfirmasi, Kamis (28/8/2025).
Meskipun imbauan WFH diberlakukan, aktivitas DPR tetap berlangsung, meski dalam kapasitas terbatas.
Dalam jadwal kegiatan harian yang dirilis Kesekjenan DPR, hanya terdapat satu agenda resmi, yaitu Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang digelar Badan Legislasi (Baleg) DPR RI pada pukul 14.00 WIB.
Rapat tersebut dijadwalkan membahas lanjutan Rancangan Undang-Undang tentang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT), yang saat ini masih dalam tahap penyerapan aspirasi publik.
Aksi unjuk rasa hari ini merupakan bagian dari gerakan nasional yang diinisiasi oleh Koalisi Serikat Pekerja dan Partai Buruh (KSP-PB).
Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menyampaikan bahwa ribuan buruh dari wilayah Jabodetabek akan hadir secara langsung di depan gedung DPR/MPR, sementara aksi serupa juga akan berlangsung secara serentak di berbagai kota industri di Indonesia.
"Aksi ini akan diikuti oleh ribuan buruh dari Jabodetabek, serta puluhan ribu lainnya di daerah-daerah. Tuntutan utama kami antara lain penghapusan sistem outsourcing, penolakan upah murah, dan reformasi sistem pajak perburuhan," ujar Said Iqbal.
Rencananya, massa aksi mulai berkumpul sejak pukul 10.00 WIB di depan gerbang utama kompleks DPR/MPR RI, Jakarta.
Kepolisian sendiri telah menyiapkan langkah-langkah pengamanan dan pengalihan arus lalu lintas di sekitar lokasi demonstrasi untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama aksi berlangsung.*
(cn/a008)
JAKARTA Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menghadirkan sekitar 303 saksi dalam sidang perkara dugaan korupsi kuota haji 20232
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA DPR RI resmi menetapkan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 20262031. Destry akan menggantikan Perry Wa
EKONOMI
JAKARTA Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin angkat bicara soal kebijakan sekolah yang tetap berjalan di tengah kondisi kabut as
KESEHATAN
TANJAB TIMUR Kondisi Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, kembali menjadi sorotan. Bagia
PEMERINTAHAN
TANJAB TIMUR Seorang pemuda berinisial NF alias Enong (19) diamankan polisi setelah diduga melakukan tindak pidana pencabulan terhadap per
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi di Sumatera Utara mengalami kenaikan mulai 1 September 2026. Penyesuaian harga dilakukan
EKONOMI
JAKARTA Emisi karbon akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia sepanjang tahun ini mencapai 17,1 juta ton metrik. Angka ter
NASIONAL
JAKARTA DPR RI menyelesaikan 16 rancangan undangundang (RUU) untuk disahkan menjadi undangundang sepanjang tahun sidang 20252026. Capai
POLITIK
JAKARTA Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan DPR akan menjadikan kritik dan masukan masyarakat sebagai bahan untuk memperbaiki diri. Menu
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita satu unit rumah mewah milik Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni (VLA). Pen
HUKUM DAN KRIMINAL