BEM SI Gelar Aksi di DPR, Ini 4 Tuntutannya
JAKARTA Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Senin, 5 Okt
PERISTIWA
JAKARTA- Fraksi Partai Gerindra menyuarakan kritik keras terhadap langkah Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq yang melakukan penyegelan sejumlah tempat wisata di Kawasan Puncak, Bogor. Kebijakan itu disebut telah memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) dan meningkatnya angka pengangguran di wilayah tersebut.
Menurut catatan Aliansi Masyarakat Bogor Selatan, setidaknya 2.300 karyawan terdampak langsung dari aksi penyegelan tersebut.
Baca Juga:Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Mulyadi, menyebut tindakan Menteri Hanif tidak berdasarkan kajian mendalam dan terkesan sewenang-wenang.
"Saya sangat menentang keras jika keputusan itu diambil tanpa dasar, tanpa kajian, dan sewenang-wenang," ujar Mulyadi saat dihubungi, Sabtu (4/10/2025).Ia mengingatkan bahwa Menteri Hanif merupakan bagian dari pemerintah pusat. Sementara Kabupaten Bogor merupakan daerah tempat tinggal Presiden Prabowo Subianto. Karena itu, kebijakan yang dianggap merugikan masyarakat kecil dinilai bisa mencoreng nama baik presiden.
"Puncak bukan seperti Kalimantan yang punya banyak hasil tambang. Warga Bogor Selatan ini hidup dari sektor wisata. Jangan bunuh mata pencaharian mereka," tegas Mulyadi, yang juga anggota DPR dapil Kabupaten Bogor.Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sektor pariwisata di Bogor Selatan memiliki efek domino yang besar terhadap perekonomian masyarakat. Mulai dari sektor pertanian, perkebunan, UMKM, penjualan souvenir, hingga wisata kuliner yang bergantung pada geliat wisata.
"Alam Bogor yang indah dan sejuk adalah anugerah Tuhan. Itu harus dikelola lewat ekowisata agar memberi pekerjaan dan usaha bagi masyarakat, sekaligus mendukung pendapatan asli daerah," tambahnya.Mulyadi pun menegaskan agar Menteri Hanif tidak mengambil langkah sepihak yang justru memperburuk kondisi ekonomi rakyat.
"Kebijakan apapun harus memikirkan hajat hidup masyarakat. Jangan sampai kebijakan itu justru menyulitkan rakyat dan mencoreng nama baik Presiden Prabowo," pungkasnya.*
(lip/dv07)
JAKARTA Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Senin, 5 Okt
PERISTIWA
BANDA ACEH Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri melalui Bidang Pemeriksaan dan Pengawasan Mutu (Bidrikwastu) melakukan p
NASIONAL
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan tingkat kehidupan prajurit TNI tidak boleh terlalu jauh dari tingkat kehidupan masyaraka
NASIONAL
ACEH BESAR Gampong Lam Lumpu, Kecamatan Pekan Bada, Kabupaten Aceh Besar, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untu
PEMERINTAHAN
MEDAN Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 282/PUUXXIII/2025 dinilai dapat memperkuat jaminan hukum bagi masyarakat untuk menyampaika
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Jalan Garuda Raya di kawasan Perumnas Mandala, khususnya ruas di bawah Jalan Tol Belmera, menjadi titik langganan banjir selama se
PERISTIWA
MEDAN Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial NS diduga mencuri cincin berlian senilai Rp40 juta dari sebuah toko emas di kawasan Pusa
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Sebaran asap yang diduga berasal dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terdeteksi di wilayah selatan Sumatera Utara pada Senin
PERISTIWA
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto meresmikan 204 satuan baru TNI dalam upacara peringatan HUT ke81 TNI di Lapangan Prima Mabes TNI, Cil
NASIONAL
JAKARTA Polri memperkenalkan tagline baru bertajuk Polisi Bersama Masyarakat. Slogan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kom
NASIONAL