JAKARTA — Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menemui Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di kediamannya yang berada di Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, pada Sabtu (4/10) sore.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana silaturahmi dan turut melibatkan sejumlah tokoh nasional yang dinilai telah berjasa bagi bangsa dan negara.
"Ini pertemuan silaturahmi dengan para tokoh," kata Sjafrie saat dikonfirmasi di kawasan Monas, Jakarta Pusat, usai pertemuan.
Dalam kesempatan tersebut, Sjafrie juga mengungkapkan bahwa dirinya menerima arahan langsung dari Presiden Prabowo selaku Kepala Negara sekaligus pimpinan tertinggi pertahanan nasional.
Salah satu poin penting yang ditekankan adalah pentingnya menjaga soliditas Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai kekuatan pertahanan rakyat.
"(Arahannya) kita terus bersatu. TNI adalah tentaranya rakyat, dan rakyat adalah miliknya TNI," tutur Sjafrie.
Silaturahmi ini menjadi bagian dari rangkaian konsolidasi nasional di sektor pertahanan sekaligus mempererat sinergi antara pemimpin negara dan tokoh-tokoh bangsa yang memiliki pengalaman dan kontribusi penting dalam menjaga kedaulatan Indonesia.
Hingga saat ini belum ada informasi detail mengenai agenda lanjutan dari pertemuan tersebut, namun diperkirakan pembahasan terkait arah kebijakan pertahanan nasional akan menjadi fokus utama dalam waktu dekat.*