JAKARTA — Partai Gerindra merespons pernyataan mantan calon presiden (capres) 2024, Anies Baswedan, yang mengkritik Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terkait prinsip meritokrasi dalam penyusunan kabinet dan birokrasi.
Ketua DPD Partai Gerindra Jakarta, Ahmad Riza Patria, menilai setiap presiden memiliki cara dan pendekatan tersendiri dalam memilih jajaran kabinetnya.
"Ya semua presiden punya cara masing-masing ya, menyusun kabinet," ujar Ahmad Riza kepada wartawan, Jumat (10/10/2025).
Pernyataan Anies tersebut disampaikan saat ia menjadi pembicara kunci dalam dialog kebangsaan yang digelar DPW Gerakan Rakyat Jawa Tengah di Ballroom UTC Semarang, Rabu (8/10/2025).
Dalam kesempatan itu, Anies mengkritik praktik transaksional dalam birokrasi dan politik yang dianggapnya telah menggeser prinsip kompetensi menjadi pertimbangan kedekatan politik dan kepentingan kekuasaan.
Menanggapi hal itu, Ahmad Riza menegaskan bahwa Indonesia merupakan negara yang sangat besar dan kompleks dengan beragam tantangan yang harus dihadapi oleh pemerintah.
Ia yakin para pejabat publik yang mendampingi Presiden Prabowo adalah putra-putri terbaik bangsa yang memiliki kompetensi mumpuni.
"Jadi, itulah cara Bapak Presiden mengakomodir semua putra-putri terbaik untuk berbuat ya," jelasnya.
Lebih jauh, Ahmad Riza menyebut bahwa Presiden Prabowo sangat akomodatif dalam menampung aspirasi dari berbagai elemen masyarakat.
Ia memastikan pemerintah selalu membuka ruang dialog dan komunikasi dengan seluruh pihak untuk membahas berbagai persoalan bangsa.
"Bapak Presiden itu selalu akomodatif, selalu ingin menggerakkan, mengajak seluruh elemen masyarakat berbuat," tutur Ahmad Riza.
Ia menambahkan, yang terpenting adalah hasil nyata dari program-program yang dijalankan pemerintah untuk kepentingan rakyat dan bangsa.