Panpel Pastikan Stadion Teladan Medan Venue Piala AFF U-19 2026 Tanpa Penonton
MEDAN Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Piala AFF U19 Sumut, Andi Atmoko Panggabean memastikan, Stadion Teladan Medan digunakan sebagai sa
OLAHRAGA
JAKARTA – Kritik mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, terhadap praktik bagi-bagi jabatan di pemerintahan menuai reaksi keras dari sejumlah kalangan, termasuk dari Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Bestari Barus.
Dalam pernyataannya, Bestari menyebut bahwa Anies tak pantas menyuarakan kritik tersebut, mengingat rekam jejaknya saat memimpin Jakarta yang juga melakukan hal serupa, terutama melalui pengangkatan sejumlah orang dekatnya ke dalam Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP).
"Kan setiap zaman ada orangnya, setiap orang ada zamannya. Dulu waktu beliau (Anies) menjabat, juga memasukkan orang-orangnya ke TGUPP. Jadi jangan seolah-olah sekarang jadi paling bersih," ujar Bestari kepada wartawan, Sabtu (11/10/2025).Baca Juga:
Lebih lanjut, Bestari mengungkapkan bahwa hingga kini masih ada beberapa orang dekat Anies yang "bercokol" di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, meskipun mereka bukan pegawai negeri sipil (non-PNS).
"Bahkan sampai hari ini masih ada orang-orang beliau di DKI. Yang non-PNS, berbagai macam bentuknya. Jadi jangan menepuk air di dulang, nanti terpercik ke wajah sendiri," sindirnya.
Sebelumnya, Anies menyampaikan kritik soal praktik bagi-bagi jabatan saat menghadiri Dialog Kebangsaan Gerakan Rakyat Indonesia di Hotel UTC, Kota Semarang, Rabu (8/10).
Dalam pidatonya, Anies menyebut bahwa jabatan di pemerintahan kini cenderung diperlakukan sebagai sumber pendapatan dan sarana mencari keuntungan pribadi.
"Hari ini kita menyaksikan bagaimana jabatan dipandang sebagai pendapatan. Jabatan dipandang sebagai kegiatan mencari keuntungan," tegas Anies.
Ia menambahkan bahwa praktik semacam ini tidak boleh dibiarkan menjadi kebiasaan dalam sistem pemerintahan.
Menurutnya, di balik layar kekuasaan ada transaksi politik yang tak terlihat publik namun berbahaya bagi integritas negara.
Anies juga menyerukan pentingnya mengembalikan sistem meritokrasi dalam birokrasi, di mana penempatan posisi didasarkan pada kompetensi dan prestasi, bukan koneksi atau kedekatan personal.
"Kembalikan meritokrasi di dalam pemerintahan. Posisi diberikan kepada yang berprestasi, bukan karena koneksi," ujar Anies.
MEDAN Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Piala AFF U19 Sumut, Andi Atmoko Panggabean memastikan, Stadion Teladan Medan digunakan sebagai sa
OLAHRAGA
MEDAN Sebanyak 23 tim skuad Thailand yang akan berlaga pada Piala AFF U19/ASEAN U19 Boys Championship 2026, 114 Juni 2026, menjalani se
OLAHRAGA
JAKARTA Pemerintah resmi memulai masa transisi kebijakan ekspor satu pintu untuk sejumlah komoditas sumber daya alam strategis melalui P
EKONOMI
JAKARTA Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyoroti pembentukan PT Danantara Sumber Daya Indonesia (PT DSI) sebagai eksportir tunggal komodi
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, menyatakan rencana Presiden ke7 RI Joko Widodo untuk berkeliling Indonesia mulai Juni 2026
POLITIK
JAKARTA Ulama kharismatik Indonesia, Said Aqil Siroj, mengingatkan pentingnya menjaga diri dari dorongan hawa nafsu yang dinilai menjadi
AGAMA
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa peserta Program Magang Nasional atau MagangHub dapat memperoleh sertifikasi k
NASIONAL
BANDA ACEH Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, membantu proses pemulangan jenazah seorang warga Kabupaten Pidie yang meninggal dunia di Mal
NASIONAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan jumlah dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah lolos verifikasi secara nasional
NASIONAL
JAKARTA Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya ditujukan
NASIONAL