Ia juga menerima laporan dari pelaksana proyek bahwa seluruh material konstruksi sudah tiba di Merauke dan siap digunakan secara penuh pada awal November 2025.
"Pembangunan infrastruktur di daerah otonomi baru seperti Papua Selatan sangat penting untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik. Saya mendorong agar semua pihak menjaga komitmen, baik dari segi kualitas maupun waktu penyelesaian," ujar Indrajaya kepada wartawan, Sabtu, 25 Oktober 2025.
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menargetkan pembangunan Kantor Gubernur Papua Selatan rampung 100 persen pada 13 atau 14 Desember 2025.
Ia menilai kehadiran infrastruktur pemerintahan yang representatif akan mempercepat implementasi otonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah selatan Papua.
"Kita ingin melihat Papua Selatan benar-benar siap beroperasi secara penuh sebagai provinsi baru. Pemerintah pusat harus memastikan dukungan anggaran dan pendampingan teknis berjalan optimal," tambahnya.
Indrajaya juga mengapresiasi kerja keras para pekerja dan pemerintah daerah yang telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam waktu relatif singkat.
Ia berharap proyek pembangunan ini menjadi contoh positif bagi percepatan infrastruktur di provinsi-provinsi baru lainnya di Tanah Papua.
"Saya berharap proyek ini menjadi contoh bagi daerah otonomi baru lainnya di Tanah Papua," pungkasnya.*
(vo/M/006)
Editor
:
Indrajaya Tinjau Proyek Kantor Gubernur Papua Selatan, Dorong Rampung Akhir Tahun Ini