BREAKING NEWS
Senin, 02 Februari 2026

Ribuan Massa Tuntut Penutupan TPL di Hari Pahlawan, Jalan Depan Kantor Gubernur Sumut Ditutup

Raman Krisna - Senin, 10 November 2025 12:10 WIB
Ribuan Massa Tuntut Penutupan TPL di Hari Pahlawan, Jalan Depan Kantor Gubernur Sumut Ditutup
Ribuan warga dari berbagai elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara, Senin (10/11/2025). (Foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN - Ribuan warga dari berbagai elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara, Senin (10/11/2025). Mereka menuntut penutupan PT Toba Pulp Lestari (TPL) yang dinilai merusak lingkungan dan menyengsarakan masyarakat di Kabupaten Toba.

Ketua koordinator aksi menambahkan, unjuk rasa ini digelar bertepatan dengan Hari Pahlawan untuk mengingatkan bahwa perjuangan pahlawan lingkungan di Kabupaten Toba tidak mendapat perhatian pemerintah.

Koordinator aksi menyatakan, tuntutan ini dilakukan untuk menghormati pahlawan lingkungan yang telah berjuang menjaga tanah Batak. "Ini hari pahlawan, kita akan heningkan cipta sebagai pengingat bahwa pahlawan lingkungan tidak dihargai," kata salah satu koordinator.

Baca Juga:

Spanduk bertuliskan "Sekarang pemerintah takut pada perusahaan, bukan pada rakyat" dan teriakan "Usir TPL sekarang juga!" mewarnai aksi yang membuat Jalan Pangeran Diponegoro di Medan ditutup total. Hingga saat ini, Gubernur Sumut Bobby Nasution belum menemui massa.*


(tm/um)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Heboh! Ribuan Pekerja dan Mitra TPL Gelar Protes di Depan DPRD Taput
Ephorus HKBP Ajukan Audiensi ke Presiden Prabowo, Desak Penutupan PT TPL
Tokoh Masyarakat Sumut Djumongkas Hutagaol: Selamatkan Peradaban Masyarakat Batak, Tutup TPL
Efendy Naibaho Serukan DPRD Sekawasan Danau Toba Paripurnakan Tutup TPL
Ephorus HKBP Serukan Jangan Diamkan Pelanggaran HAM yang Dilakukan PT TPL
TPL Mangkir Lagi di RDP Kedua, DPRD Tapsel dan Masyarakat Adat Angkola Timur-Sipirok Kecewa
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru