BREAKING NEWS
Sabtu, 13 Juni 2026

Jokowi Tegaskan Alasan Tidak Tunjukkan Ijazah: Ada Agenda Politik dan Orang Besar, Gampang Ditebak!

Raman Krisna - Selasa, 09 Desember 2025 22:21 WIB
Jokowi Tegaskan Alasan Tidak Tunjukkan Ijazah: Ada Agenda Politik dan Orang Besar, Gampang Ditebak!
Mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam wawancara eksklusif bersama Kompas TV, pada Selasa, 9 Desember 2025, di kediamannya di Solo, Jawa Tengah. (foto: tangkapan layar yt KOMPASTV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Polda Metro Jaya kini tengah mempersiapkan Gelar Perkara Khusus (GPK) untuk kasus ijazah palsu Jokowi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengatakan pelaksanaan GPK masih menunggu jadwal dari Bagian Pengawasan Penyidikan (Wassidik) Polda Metro Jaya.

Selain itu, penyidik juga akan memeriksa lima tersangka klaster pertama, termasuk Eggi Sudjana dan Kurnia Tri Rohyani, dalam waktu dekat.

Kuasa hukum Roy Suryo cs., Ahmad Khozinudin, juga menyampaikan permohonan gelar perkara khusus telah diajukan kembali sebagai upaya memastikan proses penyidikan berjalan transparan dan sesuai prosedur hukum.

Jokowi menegaskan isu ijazah dan tuduhan pemakzulan terhadap putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka, terkait erat dengan pihak-pihak berkekuatan politik.

Mantan Wali Kota Solo itu menilai tuduhan yang berlarut-larut menunjukkan ada dukungan politik besar untuk menurunkan citranya di mata publik.

"Kalau nafasnya panjang, kalau nggak ada yang mem-back up, nggak mungkin," kata Jokowi, menekankan bahwa kasus ini bukan sekadar masalah pribadi, melainkan strategi politik terselubung.*


(tb/ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Praktisi Hukum Kurnia Tri Royani Jadi Tersangka, Sebut Ada “Orang Berkuasa Besar” di Balik Kasus Ijazah Jokowi
PN Solo Tegaskan Kewenangan, Ijazah Jokowi Bisa Diuji di Meja Hijau
Hasto Kristiyanto Soroti Politisasi Bantuan di Tengah Banjir dan Longsor Sumatera: Bencana Dijadikan Elektoral
Bahlil Usul Koalisi Permanen, Ganjar Pranowo Ingatkan: Mari Urus Bencana, Bantu Rakyat
Amnesti Hasto Dipersoalkan Johan Budi: ‘Presiden Jangan Gunakan Pisau Hukum Secara Politik’
Bahlil Lahadalia: Bagi Orang Seperti Saya yang Pernah Busung Lapar, Program MBG Sangat Mulia
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru