BREAKING NEWS
Rabu, 25 Februari 2026

Ketua Fraksi Golkar Kritik Keras Sekda Medan Duduk Sejajar Walikota, Rapat Paripurna DPRD Tegang

Adam - Selasa, 30 Desember 2025 13:03 WIB
Ketua Fraksi Golkar Kritik Keras Sekda Medan Duduk Sejajar Walikota, Rapat Paripurna DPRD Tegang
Suasana rapat paripurna DPRD Medan di Gedung DPRD Medan pada Senin (29/12/2025). (foto: tangkapan layar yt Sekretariat DPRD Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Suasana rapat paripurna DPRD Medan di Gedung DPRD Medan pada Senin (29/12/2025) mendadak tegang.

Ketua Fraksi Golkar, El Barino Shah, melontarkan kritik keras terkait perubahan posisi duduk Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan, Wirya Alrahman, yang dianggap melanggar etika, protokol, dan kebijakan resmi.

Kejadian ini bermula saat Wirya terlihat duduk di samping Walikota Medan, Rico Waas, pada kursi yang seharusnya ditempati Wakil Walikota, Zakiyuddin Harahap.

Baca Juga:

El Barino langsung melakukan interupsi, mempertanyakan legalitas serta etika pengaturan tempat duduk tersebut.

Ia menyoroti aksi petugas sekretariat yang memindahkan papan nama Wakil Walikota dan menggantinya dengan papan nama Sekda agar sejajar dengan pimpinan DPRD dan Walikota.

"Paripurna adalah forum tertinggi. Sangat tidak tepat mempertontonkan hal yang tidak baik. Posisi Sekda seharusnya berada di belakang atau tempat yang telah tersedia, bukan sejajar dengan Walikota dan pimpinan dewan," ujar El Barino kepada awak media, Selasa (30/12/2025).

Lebih lanjut, El Barino menyinggung adanya indikasi ketidakharmonisan antara Walikota dan Wakil Walikota yang diduga dipicu oleh peran Sekda.

Ia menekankan bahwa kasus ini harus menjadi bahan evaluasi agar tidak terulang di masa mendatang.

Mendapat sorotan tersebut, Wirya Alrahman terlihat gelisah. Sementara itu, Ketua DPRD Medan, Wong Cun Sen, beserta pimpinan sidang, menyambut kritikan sebagai masukan konstruktif.

Wong menyatakan akan meninjau kembali aturan dan regulasi protokoler agar pengaturan tempat duduk di paripurna mendatang tidak menimbulkan polemik.

"Kami memerintahkan Dewan Sekretariat untuk mempelajari aturan dan regulasi terkait hal ini," ujar Wong menutup interupsi tersebut.*


Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Wacana Pilkada Lewat DPRD, Pengamat: Masalahnya Money Politics, Kok Hak Rakyat yang Diamputasi?
Matakin Medan Dorong Warga Berbuat Kebajikan untuk Kehidupan Lebih Baik di Tengah Bencana
Polrestabes Medan Tetapkan Anak SD sebagai Tersangka Kasus Pembunuhan Ibu Kandung, Tetap Prioritaskan Perlindungan Anak
Polrestabes Medan Bongkar Fakta Kasus Anak SD Tikam Ibu Kandung, Sebut Game Online dan Anime Jadi Pemicu Emosi
Wakil Ketua DPRD Padangsidimpuan: SDM Harus Siap Hadapi Koperasi Merah Putih
AI, Anak SD 12 Tahun, Bunuh Ibu: Psikolog Jelaskan Faktor Pemicu
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru