Buka Puasa Bersama Anak Sekolah Rakyat, Gus Ipul Bicara Generasi Tangguh dan Berkarakter
TANGERANG Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat mengusung spirit Alquran dalam membentu
PENDIDIKAN
JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) menegaskan sikapnya untuk tetap menjadi partai penyeimbang dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, bukan oposisi.
Pernyataan ini disampaikan oleh politikus senior partai tersebut, Seno Bagaskoro, dalam konferensi pers pada acara Rakernas I PDI Perjuangan di Beach City International Stadium (BCIS), Jakarta, pada Minggu, 11 Januari 2026.
Menurutnya, keputusan ini bukan keputusan mendadak, melainkan telah disepakati sejak setelah pemilu 2024 dan pelantikan Presiden Prabowo.Baca Juga:
Seno menjelaskan bahwa keputusan PDI Perjuangan untuk tidak bergabung dalam pemerintahan Prabowo diambil berdasarkan prinsip konstitusional.
Ia menegaskan, dalam sistem demokrasi presidensial Indonesia, tidak ada konsep oposisi atau koalisi sebagaimana yang berlaku dalam sistem parlementer.
"Tidak ada oposisi di dalam sistem presidensial. Yang ada hanya pemerintahan dan yang di luar pemerintahan," ujar Seno.
Namun, Seno menegaskan bahwa meski tidak menjadi bagian dari pemerintahan, PDI Perjuangan tetap akan berperan sebagai partai penyeimbang yang memberikan kritik konstruktif dan dukungan bila diperlukan.
Sebagai partai penyeimbang, PDIP dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam isu-isu tertentu, sekaligus mitra kritis untuk mengawasi kebijakan pemerintah agar tetap berpihak pada kepentingan rakyat.
Seno menegaskan, sikap penyeimbang bukan berarti PDI Perjuangan selalu berseberangan dengan pemerintah.
Dalam situasi-situasi genting seperti bencana alam, PDI Perjuangan tetap berkomitmen untuk membantu negara dan rakyat.
"Kami mengirimkan dukungan dan bantuan sebanyak mungkin untuk daerah-daerah yang terdampak bencana, seperti Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh," jelasnya.
Namun, Seno juga menegaskan bahwa PDI Perjuangan tidak ragu untuk mengambil sikap yang berbeda dengan pemerintah, seperti yang terlihat dalam sikap mereka terhadap wacana perubahan sistem pemilihan kepala daerah (Pilkada).
"Kami konsisten menolak pilkada melalui DPRD karena itu menjauhkan rakyat dari pemimpinnya. Bagaimana pemimpin bisa merasakan keresahan rakyat jika mereka tidak dipilih oleh rakyat secara langsung?" tegas Seno.
Seno menegaskan bahwa PDI Perjuangan akan terus menentang perubahan sistem pilkada yang akan mengubah pemilihan langsung menjadi pemilihan melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).
Menurutnya, dalam sistem demokrasi yang sehat, pemimpin harus dipilih oleh mayoritas rakyat agar mereka bisa merasakan dan menyelesaikan permasalahan yang dihadapi rakyat.
"Tidak mungkin seorang pemimpin yang dipilih oleh segelintir orang bisa memahami dan mengatasi masalah rakyat secara efektif. Itulah alasan kami tetap menolak wacana pilkada lewat DPRD," tambah Seno.
Sikap PDIP yang berbeda ini, menurut Seno, mungkin akan membuat partai berjalan sendiri, namun mereka yakin banyak rakyat yang masih menginginkan sistem Pilkada Langsung.
PDI Perjuangan memilih untuk tetap konsisten dengan prinsip demokrasi yang berpihak pada kedaulatan rakyat, meski harus menempuh jalan sunyi.
"Kami akan terus memperjuangkan Pilkada langsung, karena itu adalah pilihan rakyat yang tidak bisa diputarbalikkan," tegas Seno.*
(vo/ad)
TANGERANG Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat mengusung spirit Alquran dalam membentu
PENDIDIKAN
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai memberikan klarifikasi terkait pernyataan mantan Menko Polhukam Mahfud MD yang me
POLITIK
JAKARTA Panel surya asal Indonesia terancam menghadapi tarif impor hingga 143 di Amerika Serikat (AS) menyusul penyelidikan antisubsidi
EKONOMI
BINJAI Tangis Bardiah pecah saat menceritakan nasib putranya, Ardiansyah Putra (26), yang telah 47 hari mendekam di penjara Phnom Penh,
NASIONAL
BINJAI Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Binjai menggelar Diskusi Konsolidasi Demokrasi pada Senin (23/2/2026) dengan menekan
POLITIK
STABAT, LANGKAT Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat, H. Amril, S.Sos., M.AP, memimpin Tim II Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Langka
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan pengerjaan Stadion Teladan harus selesai tepat waktu menjelang penetapan Kot
OLAHRAGA
DELI SERDANG Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara (Sumut) menggerebek kamar mandi sebuah SPBU di Patumbak, Kabupaten Deli Ser
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wakil Ketua DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Gerindra, H. Zulkarnaen S.K.M, meminta Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Sumate
EKONOMI
PADANGSIDIMPUAN Polsek Hutaimbaru, Polres Padangsidimpuan, bersama Bhayangkari melaksanakan kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat, J
NASIONAL