BREAKING NEWS
Rabu, 14 Januari 2026

Mahfud MD Siap Bela Pandji, Yenny Wahid Soroti Roasting Mata Ngantuk Wapres

Adelia Syafitri - Senin, 12 Januari 2026 22:09 WIB
Mahfud MD Siap Bela Pandji, Yenny Wahid Soroti Roasting Mata Ngantuk Wapres
Pandji Pragiwaksono terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Polemik terkait roasting Pandji Pragiwaksono terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terus memantik perhatian publik.

Mantan Menko Polhukam Mahfud MD menegaskan, lelucon Pandji tentang kondisi mata Gibran yang tampak mengantuk tidak dapat dikategorikan sebagai penghinaan, sehingga tidak bisa diproses secara hukum.

"Orang bilang orang mengantuk tuh masa menghina. Enggak apa-apa, orang ngantuk biasa saja. Tapi kalau itu dianggap menghina, khusus untuk kasus Pandji Pragiwaksono ini, tidak bisa dihukum," ujar Mahfud MD melalui kanal YouTube resmi, Senin (12/1/2026).

Baca Juga:

Mahfud menambahkan, pasal KUHP tentang penghinaan Presiden dan Wakil Presiden yang baru berlaku mulai 2 Januari 2026, sehingga pernyataan Pandji yang disampaikan pada Agustus 2025 tidak dapat dijerat pidana.

Mantan menteri itu juga menegaskan kesiapannya membela Pandji jika kasus ini dibawa ke ranah hukum.

Di sisi lain, Ketua BPIS PBNU, Yenny Wahid, menyoroti materi stand-up comedy Pandji yang menyentuh kondisi fisik Gibran.

Menurut Yenny, body shaming, termasuk menyinggung mata Wapres yang tampak mengantuk, merupakan isu sensitif yang menyangkut etika.

"Kalau menyangkut soal fisik ketika bicara soal Wapres ya, saya sensitif. Tapi ini soal etika, tidak perlu dikriminalisasi," kata Yenny dalam program PrimeTime News, Minggu (11/1/2026).

Ia menambahkan, latar belakang keluarganya yang memiliki keterbatasan fisik membuatnya lebih peka terhadap isu body shaming.

Stand-up comedy Pandji berjudul Mens Rea ini menjadi viral setelah tayang di Netflix Indonesia pada 27 Desember 2025, dan sempat memuncaki posisi #1 di Top 10 Acara Netflix Indonesia.

Video klip tentang Gibran yang di-roasting Pandji kemudian menjadi sorotan media sosial dan publik.

Polemik ini menegaskan perbedaan antara kebebasan berekspresi dalam seni pertunjukan dengan batasan etika sosial terkait penghormatan terhadap pejabat publik.*

(tm/dh)

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
SPPG Sragen Nekat Bangun Dapur MBG Dekat Kandang Babi, Begini Penjelasannya
Polemik Mukota Kadin Tangsel Memanas, Panitia Lama Dilaporkan Soal Dugaan Penggelapan Rp600 Juta
Setelah Viral soal Utang, AHY Bawa Laporan Khusus Whoosh ke Prabowo
Polemik Akses Jalan Ungasan Tuntas, Pemkab Badung dan GWK Teken Kesepakatan Damai
Polemik Ijazah Gibran Ditanggapi MDIS, PSI Minta Isu Dicabut
Ketua Harian PSI Ahmad Ali Minta Presiden Prabowo Akhiri Polemik Ijazah Jokowi dan Gibran
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru