BREAKING NEWS
Senin, 26 Januari 2026

Robi Barus: Kader Militan PDIP yang Terancam Terbuang

Raman Krisna - Senin, 26 Januari 2026 07:38 WIB
Robi Barus: Kader Militan PDIP yang Terancam Terbuang
Robi Barus. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Sejak ikut bergabung dengan PDI Pro Mega pada masa Orde Baru hingga kini menjadi bagian dari PDIP, Robi selalu memperjuangkan kepentingan rakyat kecil.

Hal ini tercermin dari kegigihannya dalam membangun komunikasi dengan masyarakat, mendengarkan keluhan mereka, dan memperjuangkan solusi melalui kebijakan publik yang berpihak pada wong cilik.

Namun, semakin dekatnya Robi dengan kursi Ketua DPRD Medan justru mengundang kecemburuan dari sebagian kader yang lebih baru dan melihat peluang untuk meraih kekuasaan lebih besar.

Isu yang dilontarkan ke DPP mengenai Robi "bermain dua kaki" menjadi senjata ampuh untuk menghentikan langkah politiknya.

Padahal, Robi tidak pernah terlibat dalam permainan tersebut dan terus memperjuangkan kemenangan kandidat yang diusung PDIP, seperti Edy-Ridha di Pilgubsu dan Bobby-Rani di Pilkada Medan.

Kekisruhan di PDIP dan Nasib Robi Barus

Dalam dinamika internal PDIP, Robi Barus kini terjebak dalam arus persaingan yang semakin tajam.

Meski telah membuktikan komitmen tinggi terhadap partai dan rakyat, ia terancam dipecat dari anggota DPRD Medan, bahkan tidak mendapat tempat di struktur kepengurusan DPC PDIP Medan.

Pembatalan penetapannya sebagai calon Ketua DPRD Medan untuk periode 2024-2029 menggambarkan betapa besar tekanan yang dihadapi oleh Robi.

Kader-kader senior, termasuk Wakil Ketua DPC Medan Parlindungan Sinaga, mengkritik keputusan DPP yang dinilai tidak sesuai dengan aturan internal partai.

Apalagi, setelah terjadi pelantikan yang kontroversial pada Januari 2026, di mana posisi sekretaris dan bendahara DPC PDIP Medan tidak diisi oleh Robi Barus dan David Roni Sinaga, banyak yang mempertanyakan legalitas pelantikan tersebut.

Kader-kader akar rumput merasa tindakan ini adalah bentuk manipulasi yang tak sah, dengan latar belakang politis yang sulit diterima.

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Nekat! Pria di Medan Tertangkap Saat Mencuri Steling Aluminium MBG untuk Berfoya-Foya
Pengacara Dianiaya Polisi di Polrestabes Medan, LBH Medan Desak Kapolda Sumut Bertanggung Jawab
Ketua PSI Kaesang Pangarep: Bali Harus Jadi Tempat yang Baik Memelihara Gajah
Kader Golkar Gabung ke PSI, Kaesang Sentil Bahlil: Izin Pak Ketum
Harga Emas Meroket Hampir Rp 2,9 Juta per Gram, Ini Saran Ekonom
Sempat Khawatir Terjadi Perang Dunia III, SBY Sebut WEF 2026 Davos Bawa Lima Kabar Baik bagi Dunia
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru