BREAKING NEWS
Sabtu, 21 Februari 2026

Bocor! Biaya Pengiriman 8.000 TNI ke Gaza Ternyata Ditopang Negara dan Swasta, Menlu Ungkap Detailnya

Dharma - Sabtu, 21 Februari 2026 13:31 WIB
Bocor! Biaya Pengiriman 8.000 TNI ke Gaza Ternyata Ditopang Negara dan Swasta, Menlu Ungkap Detailnya
Menteri Luar Negeri Sugiono. (Foto: Tangkapan Layar Sekretariat Presiden / YT)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTAMenteri Luar Negeri Sugiono mengungkapkan sumber biaya yang akan digunakan untuk pengiriman 8.000 pasukan TNI Indonesia ke Gaza, menyusul keterlibatan Indonesia dalam Pasukan Stabilisasi Internasional (International Stabilization Force/ISF).

Dalam keterangannya dari Washington DC, Amerika Serikat, Sugiono menjelaskan, biaya pengiriman pasukan akan ditopang melalui kontribusi berbagai negara dan pihak swasta yang telah menyatakan komitmen mereka.

Baca Juga:
"Jadi nanti masalah keuangan sejauh ini itu seperti kemarin di Board of Peace itu juga ada beberapa yang komitmen untuk kontribusi baik private maupun negara, itu juga akan digunakan untuk menopang semua operasional," kata Sugiono, Sabtu (21/2/2026).

Beberapa negara penyumbang di luar kontribusi keanggotaan sebesar 1 miliar dolar AS adalah Kazakhstan, Azerbaijan, Uni Emirat Arab, Maroko, Bahrain, Qatar, Arab Saudi, Uzbekistan, dan Kuwait.

Total komitmen kontribusi dari sembilan negara ini mencapai 7 miliar dolar AS.Meski begitu, Sugiono menegaskan Indonesia tetap mengeluarkan biaya untuk pengiriman pasukan. "Tapi kita juga sebagai pengirim pasukan ya pasti mengeluarkan biaya," ujarnya.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menegaskan komitmen pengiriman pasukan TNI, yang bisa melebihi 8.000 orang, tergantung kebutuhan di Gaza. Pengiriman kelompok awal kemungkinan berlangsung dalam 1-2 bulan ke depan.

Menurut Prabowo, langkah ini dilakukan untuk mendukung stabilitas dan perdamaian di Gaza. Pengiriman pasukan TNI Indonesia menjadi salah satu kontribusi signifikan dalam misi internasional tersebut.*

(k/dh)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Indonesia Wajib Impor 1.000 Ton Etanol per Tahun dari AS, Bagaimana Nasib Program E20?
Menlu Pastikan Pasukan Indonesia di Gaza Hanya Lindungi Sipil, Tak Ada Operasi Militer
63 Persen Saham Freeport Milik Indonesia, Ini Strategi Pemerintah
Bahlil Tegaskan: Investasi AS di Mineral Kritis Dibuka, Ekspor Bahan Mentah Tetap Dilarang
Indonesia Siap Bertanding di SEA Games 2027 Malaysia, Meski Daftar Cabor Masih Negosiasi
Haedar Nashir Tegaskan Posisi Polri Tidak Perlu Dipindah ke Kementerian
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru