Rico Waas Kukuhkan Mantan Pemain PSMS: Saatnya Legenda Bangkitkan Sepak Bola Medan
MEDAN Semangat menghidupkan kembali kejayaan sepak bola Medan membara di Stadion Kebun Bunga, Minggu 14/6/2026. Wali Kota Medan Rico T
OLAHRAGA
JAKARTA — Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Arief Hidayat, mengungkapkan pengalamannya walk out atau tidak hadir dalam Rapat Pemusyawaratan Hakim (RPH) yang membahas perkara nomor 90/PUU-XXI/2023.
Perkara ini terkait batas usia calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) yang sempat menimbulkan kontroversi jelang Pemilu 2024.
Arief menjelaskan bahwa keputusannya untuk walk out disertai niat menyatakan dissenting opinion.Baca Juga:
"Makanya begini, sebetulnya kalau mau diceritakan ya. Saya sudah tidak hadir lagi di dalam Rapat Permusyawaratan Hakim karena saya walk out. Tapi saya pada waktu walk out menyatakan, 'Ini aneh, saya mau menyatakan dissenting, terserah yang lain,'" ujarnya, dalam sebuah wawancara, Rabu (25/2/2026),
Perkara nomor 90/PUU-XXI/2023 menjadi sorotan publik karena putusan MK membuka jalan bagi Gibran Rakabuming, anak sulung Presiden ke-7 RI Joko Widodo, untuk maju sebagai calon wakil presiden meski usianya belum genap 40 tahun.
Arief menegaskan bahwa ini merupakan pengalaman pertama baginya untuk marah dan keluar dari rapat permusyawaratan.
Menurutnya, selama menjabat Ketua MK dua periode, ia dikenal sebagai sosok yang "ngemong" dan selalu bisa diterima semua pihak melalui musyawarah dan mufakat, bukan voting.
"Dan ini saya sudah enggak bisa ngemong ini, saya harus menyatakan sikap yang tegas dan saya menarik diri dari, tidak ikut memutus. Artinya saya menyatakan saya dissenting, tapi saya walk out, saya enggak bertanggung jawab," kata Arief.
Selain itu, Arief mengaku merasa gagal dalam menjaga konstitusi Indonesia pada perkara tersebut. Ia menilai seharusnya perkara nomor 90 ditolak, tetapi kenyataannya putusan MK memuluskan jalan calon tertentu.
"Saya merasa tidak bisa menjaga Mahkamah Konstitusi dengan baik, karena semestinya perkara 90 itu ditolak. Tapi yang terjadi demikian itu," tuturnya.
Kasus ini kembali mengingatkan publik soal dinamika internal MK dan perdebatan konstitusional yang berpotensi mempengaruhi politik nasional.*
(km/ad)
MEDAN Semangat menghidupkan kembali kejayaan sepak bola Medan membara di Stadion Kebun Bunga, Minggu 14/6/2026. Wali Kota Medan Rico T
OLAHRAGA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memuji kemandirian dan kekuatan Aisyiyah Kota Medan saat menghadiri Milad ke109 sekaligu
POLITIK
DELISERDANG Staf Khusus Mendagri Bidang Keamanan dan Hukum, Prof. Dr. Hoiruddin Hasibuan, meninjau pengembangan agribisnis aren di Pesan
POLITIK
DELISERDANG Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meminta Partai Amanat Nasional PAN ikut mendorong lebih banyak progra
POLITIK
SAMOSIR Trail of The Kings Ultra Trail du Mont Blanc (UTMB) 2026 resmi berakhir, tapi cerita tentang keindahan Danau Toba masih terus di
OLAHRAGA
JAKARTA Pemerintah menyatakan belum membahas usulan menjadikan gula pasir sebagai salah satu komponen dalam program bantuan pangan nasio
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan menerima putusan pengadilan terhadap mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanue
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap akan dilanjutkan meskipun menjadi salah satu tuntutan penghentian
NASIONAL
MEDAN Rupiah saat ini menjadi mata uang resmi yang digunakan masyarakat Indonesia dalam setiap aktivitas ekonomi. Namun, jauh sebelum Ru
SENI DAN BUDAYA
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah tersebut masih dalam kondisi aman dan me
EKONOMI