Pertemuan berlangsung tertutup selama lebih dari satu jam.
Sumber di lingkungan Istana menyebutkan pembicaraan berlangsung dalam suasana hangat dan mencakup sejumlah isu strategis. "Pembahasannya cukup komprehensif," kata sumber tersebut.
Belum ada keterangan resmi mengenai agenda pertemuan. Namun, perjumpaan dua tokoh kunci politik nasional ini memantik spekulasi tentang arah konsolidasi kekuasaan pasca Pemilu 2024.
Sejauh ini, PDI Perjuangan berada di luar barisan koalisi pemerintahan yang dipimpin Prabowo. Karena itu, pertemuan ini dinilai sebagai langkah simbolik sekaligus politis: membuka kanal komunikasi antara pemerintah dan oposisi.
Pengamat menilai, komunikasi lintas kekuatan politik menjadi penting di tengah tantangan ekonomi global dan dinamika domestik.
Terlebih, Megawati masih memegang pengaruh signifikan dalam peta politik nasional.
Sinyal rekonsiliasi sebenarnya telah tampak sebelumnya. Prabowo sempat menyambangi kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar saat ulang tahun ke-78 Ketua Umum PDIP tersebut pada Januari lalu. Pertemuan di Istana hari ini mempertegas intensitas komunikasi yang terus terjaga.
Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pihak Istana maupun PDI Perjuangan mengenai hasil konkret pertemuan tersebut.*
(d/dh)
Editor
: Adelia Syafitri
Pertemuan Megawati dan Prabowo di Istana, Apa yang Dibicarakan?