BREAKING NEWS
Sabtu, 11 April 2026

Di Munas IPSI, Prabowo Serukan Cinta Budaya Lokal dan Ingatkan Bahaya Minder pada Budaya Asing

Adelia Syafitri - Sabtu, 11 April 2026 17:29 WIB
Di Munas IPSI, Prabowo Serukan Cinta Budaya Lokal dan Ingatkan Bahaya Minder pada Budaya Asing
Presiden RI Prabowo Subianto, saat menghadiri Musyawarah Nasional XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia di JCC, Senayan, Jakarta, Sabtu (11/4/2026). (Foto: Tangkapan Layar Sekretariat Presiden / YT)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto mengajak masyarakat untuk lebih bangga terhadap budaya Indonesia dan tidak merasa rendah diri terhadap budaya asing.

Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia di JCC, Senayan, Jakarta, Sabtu (11/4/2026).

Dalam sambutannya, Prabowo mengaku bangga terhadap peran IPSI yang dinilai konsisten menjaga dan melestarikan budaya bangsa, khususnya pencak silat.

Baca Juga:

"Saya terima kasih, saya bangga sekian tahun saudara tetap mendukung saya. Bersama-sama telah kita pertahankan kebanggaan budaya kita. Kita bangga pakai blangkon, kita bangga pakai kopiah, kita bangga pakai sarung, kita bangga pakai songket. Ini budaya kita," ujar Prabowo.

Prabowo juga menyinggung para presiden sebelumnya yang dinilai turut memberi contoh dalam mencintai budaya lokal. Ia menyebut Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang kerap mengenakan pakaian adat pada peringatan Hari Kemerdekaan.

"Kita lihat sudah berapa presiden sebelum saya. Presiden Jokowi, tiap hari kebangsaan kita pakai pakaian kita sendiri dari berbagai daerah," katanya.

Menurut Prabowo, kebiasaan menggunakan pakaian adat tersebut perlu terus dilestarikan sebagai bentuk kebanggaan terhadap identitas nasional.

Ia pun menyoroti masih adanya sikap rendah diri atau inferiority complex di kalangan masyarakat, terutama yang berpendidikan, terhadap budaya sendiri.

"Dalam bahasa Inggris inferiority complex. Di bawah sadar sebagian besar orang berpendidikan di Indonesia lebih bangga dengan yang berasal dari luar Indonesia," ujarnya.

Prabowo menegaskan, Indonesia tetap menghormati bangsa lain, namun tidak boleh melupakan jati diri sebagai bangsa yang besar dengan budaya sendiri.

"Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati budayanya sendiri, menghormati orang tua dan leluhurnya," tutupnya.*

(k/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Tak Sekadar Program Sosial, MBG Disebut Gerakkan Ekonomi dan Peluang Bisnis Baru
Wujud Kepedulian Sosial, Lapas Labuhan Ruku Salurkan Bantuan kepada Masyarakat dalam Rangka HBP ke-62
Menaker Ajukan Tambahan 150 Ribu Kuota Magang Nasional 2026, Antusiasme Lulusan Membludak
Bahlil Ajak Masyarakat Hemat Energi, dari Matikan Lampu hingga Beralih ke Mobil Listrik
Imipas Gaspol Bersihkan Lapas dari Narkoba, Menteri Agus Andrianto: Petugas Terlibat Akan Dipecat dan Diproses Hukum
Harga bahan baku UMKM di Medan naik hingga 100%. Pelaku usaha menjerit, daya beli melemah, dan pemerintah dinilai belum bertindak.
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru