Kejagung Ungkap Alasan Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Ini Pertimbangannya
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap alasan di balik keputusan menahan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus)
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA - Aksi unjuk rasa mahasiswa dan elemen masyarakat di depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur berujung ricuh. Menanggapi hal itu, Partai Golkar menilai Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud merupakan sosok yang terbuka dan tidak anti dialog.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengatakan, dirinya mengenal Rudy sebagai pribadi yang rendah hati dan komunikatif.
"Saya mengenal Saudara Rudy dengan baik. Orangnya low profile, bergaul, dan tidak anti dialog. Saya yakin beliau bersedia bicara baik-baik dengan siapa saja," kata Doli, Rabu (22/4/2026).Baca Juga:
Doli menegaskan, penyelesaian persoalan publik seharusnya ditempuh melalui dialog, bukan melalui aksi yang berujung kericuhan.
Menurutnya, aksi ricuh justru berpotensi menimbulkan masalah baru dan tidak menyelesaikan akar persoalan yang ada.
"Saya kira akan jauh lebih baik melalui dialog dalam menyelesaikan setiap persoalan, apalagi yang menyangkut kepentingan rakyat," ujarnya.
Sebelumnya, aksi demonstrasi yang berlangsung di Samarinda pada Selasa (21/4) memanas setelah massa tidak berhasil menemui Gubernur Rudy Mas'ud untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.
Massa yang bertahan sejak siang hingga malam hari akhirnya terlibat ketegangan dengan aparat. Situasi memuncak dengan aksi saling lempar, hingga polisi menurunkan water cannon untuk membubarkan kerumunan.
Kapolda Kalimantan Timur Endar Priantoro menyebut, gubernur sebenarnya berada di kantor, namun tidak menerima audiensi dengan massa aksi.
"Gubernur ada di kantor, tapi tidak menerima mereka untuk audiensi," ujarnya.
Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan sejumlah tuntutan, mulai dari evaluasi kebijakan pemerintah daerah hingga dugaan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Mereka juga menyoroti sejumlah penggunaan anggaran, termasuk pengadaan fasilitas rumah jabatan dan kendaraan dinas mewah.
Usai kericuhan mereda, Gubernur Rudy Mas'ud meninggalkan kantor dengan pengawalan ketat tanpa memberikan keterangan kepada media.*
(k/dh)
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap alasan di balik keputusan menahan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus)
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang guru sekolah dasar (SD), Ika Indah Sari (38), kembali mendatangi Markas Polda Sumatera Utara dengan membawa dua orang saks
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Tim gabungan Polda Sumatera Utara dan Polrestabes Medan hingga Sabtu (25/7/2026) masih menyelidiki penyebab pasti ledakan hebat ya
PERISTIWA
JAKARTA Menteri Hukum (Menkum) Supratman Andi Agtas menjelaskan alasan pemerintah melakukan penyesuaian tarif layanan kewarganegaraan me
NASIONAL
JAKARTA Penahanan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah di Rumah Tahanan (Rutan) Komisi Pemberantas
NASIONAL
BANDA ACEH Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh menggelar pelatihan Training of Trainer (ToT) Satu Data Muhammadiyah (SatuMu) sebaga
PENDIDIKAN
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan selama periode 2024 Juli 2026 dengan kinerja positif. Indeks ditutup me
EKONOMI
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, Febri Diansyah, mengungkapkan rangkaian pr
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kuasa hukum Don Ritto, Handika Honggowongso, menilai Kejaksaan Agung (Kejagung) terlalu cepat menghubungkan temuan uang dan emas s
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan mengunjungi stan Bhayangkari Daerah Aceh dalam ajang Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara (KB
EKONOMI