BREAKING NEWS
Senin, 15 Juni 2026

Sekjen Projo: Jokowi Bukan Milik Kelompok atau Partai Mana Pun, Tapi Milik Rakyat Indonesia

Adelia Syafitri - Jumat, 15 Mei 2026 16:27 WIB
Sekjen Projo: Jokowi Bukan Milik Kelompok atau Partai Mana Pun, Tapi Milik Rakyat Indonesia
Presiden ke-7 RI Joko Widodo. (foto: Raja Juli Antoni/fb)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Sekretaris Jenderal Projo, Freddy Alex Damanik, menegaskan Presiden ke-7 RI Joko Widodo bukan milik kelompok maupun partai politik tertentu.

Menurut Freddy, Jokowi merupakan pemimpin yang lahir dari rakyat dan memiliki kedekatan kuat dengan masyarakat luas.

"Pak Jokowi bukan milik kelompok atau partai tertentu, tetapi tokoh nasional milik rakyat Indonesia, pemimpin rakyat yang lahir dari kandungan rakyat itu sendiri," kata Freddy kepada wartawan, Jumat, 15 Mei 2026.

Baca Juga:

Pernyataan itu disampaikan merespons narasi yang berkembang terkait dugaan persaingan antara Projo dan Partai Solidaritas Indonesia atau PSI dalam mendapatkan dukungan politik Jokowi.

Freddy menegaskan tidak ada istilah perebutan Jokowi antara kedua pihak. Ia menyebut hubungan Projo dengan PSI tetap berjalan baik.

Menurut dia, komunikasi dengan sejumlah elite PSI seperti Kaesang Pangarep, Jeffrie Geovanie, Grace Natalie, Raja Juli Antoni, Ade Armando, hingga Faldo Maldini tetap terjalin dengan baik.

"Hubungan baik kami tetap terjaga," ujar Freddy.

Ia menilai perbedaan posisi organisasi merupakan hal yang wajar dalam demokrasi.

Namun, kata dia, tujuan besar yang diperjuangkan tetap sama, yakni menjaga keberlanjutan program pembangunan selama pemerintahan Jokowi.

Freddy menegaskan fokus utama Projo saat ini adalah memastikan warisan kerja Jokowi selama satu dekade kepemimpinannya tetap terjaga.

Sebelumnya, Ketua DPP PSI Bestari Barus menyebut pihaknya yang akan mengatur agenda Jokowi apabila mantan wali kota Solo itu nantinya berkeliling Indonesia.

Pernyataan Bestari itu sempat memicu perhatian publik setelah menyinggung posisi Projo yang dinilai tidak lagi identik dengan Jokowi.

Meski demikian, Projo menegaskan tidak ingin terjebak dalam polemik politik yang dinilai kontraproduktif.*


(km/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Jaksa Beberkan Alasan Tuntut Nadiem 18 Tahun: Orang Bisa Bohong, Bukti Elektronik Tidak
Pemprov Sumut Siapkan Rp4,5 Miliar untuk Relokasi SMKN 1 Gido di Nias
Beri Semangat kepada Peserta, Bupati Baharuddin Hadir di Acara MTQ XIX Tingkat Kabupaten Batu Bara
Universitas Dharmawangsa Jajaki Kerja Sama dengan Pemko Tanjungbalai, Fokus Pengembangan SDM dan Riset
Plh Wali Kota Tanjungbalai Dorong Regenerasi Pengurus Jenazah Lewat Pelatihan Fardhu Kifayah di SMPN 2
Tekan Angka Pengangguran, Disnaker Medan Fasilitasi 1.017 Warga Kerja ke Luar Negeri dalam Lima Bulan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru