Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA — Sekretaris Jenderal Projo, Freddy Alex Damanik, menegaskan Presiden ke-7 RI Joko Widodo bukan milik kelompok maupun partai politik tertentu.
Menurut Freddy, Jokowi merupakan pemimpin yang lahir dari rakyat dan memiliki kedekatan kuat dengan masyarakat luas.
"Pak Jokowi bukan milik kelompok atau partai tertentu, tetapi tokoh nasional milik rakyat Indonesia, pemimpin rakyat yang lahir dari kandungan rakyat itu sendiri," kata Freddy kepada wartawan, Jumat, 15 Mei 2026.
Baca Juga:
Pernyataan itu disampaikan merespons narasi yang berkembang terkait dugaan persaingan antara Projo dan Partai Solidaritas Indonesia atau PSI dalam mendapatkan dukungan politik Jokowi.
Freddy menegaskan tidak ada istilah perebutan Jokowi antara kedua pihak. Ia menyebut hubungan Projo dengan PSI tetap berjalan baik.
Menurut dia, komunikasi dengan sejumlah elite PSI seperti Kaesang Pangarep, Jeffrie Geovanie, Grace Natalie, Raja Juli Antoni, Ade Armando, hingga Faldo Maldini tetap terjalin dengan baik.
"Hubungan baik kami tetap terjaga," ujar Freddy.
Ia menilai perbedaan posisi organisasi merupakan hal yang wajar dalam demokrasi.
Namun, kata dia, tujuan besar yang diperjuangkan tetap sama, yakni menjaga keberlanjutan program pembangunan selama pemerintahan Jokowi.
Freddy menegaskan fokus utama Projo saat ini adalah memastikan warisan kerja Jokowi selama satu dekade kepemimpinannya tetap terjaga.
Sebelumnya, Ketua DPP PSI Bestari Barus menyebut pihaknya yang akan mengatur agenda Jokowi apabila mantan wali kota Solo itu nantinya berkeliling Indonesia.
Pernyataan Bestari itu sempat memicu perhatian publik setelah menyinggung posisi Projo yang dinilai tidak lagi identik dengan Jokowi.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.