BREAKING NEWS
Sabtu, 01 Agustus 2026

Baru Separuh Rakyat Kenal Logo Gajah, Jokowi Pacu Kader PSI Bangun 'Mesin Politik' Menuju 2029

Nurul - Sabtu, 01 Agustus 2026 17:19 WIB
Baru Separuh Rakyat Kenal Logo Gajah, Jokowi Pacu Kader PSI Bangun 'Mesin Politik' Menuju 2029
Momen Presiden ke-7 RI Joko Widodo melakukan olahraga pagi di kawasan Car Free Day (CFD) di Kota Kupang, NTT, Sabtu, 1 Agustus 2026 (Foto: PSI)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

KUPANG - Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), meminta seluruh kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bekerja lebih keras memperkenalkan identitas partai kepada masyarakat. Menurut dia, tingkat pengenalan publik terhadap PSI, terutama logo baru bergambar gajah, masih tergolong rendah.

Hal itu disampaikan Jokowi saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI Kota Kupang yang dihadiri ribuan kader di Hotel Harper, Kota Kupang, Sabtu (1/8/2026).

Jokowi mengungkapkan, berdasarkan laporan yang diterimanya, baru sekitar 78 persen masyarakat Indonesia mengenal PSI. Sementara itu, warga yang mengetahui bahwa logo PSI adalah gajah baru mencapai 48 persen.

Baca Juga:

"PSI ini baru dikenal oleh 78 persen rakyat kita, belum 100 persen. Dan rakyat kita yang tahu bahwa PSI logonya gajah itu baru 48 persen," kata Jokowi.

Karena itu, dia meminta seluruh kader turun langsung ke masyarakat untuk memperkenalkan partai beserta identitas barunya.

"Jadi kita harus mau bekerja mengenalkan diri sehingga rakyat tahu bahwa PSI itu logonya gajah. Siap?" ujar Jokowi.

Pertanyaan tersebut langsung dijawab serempak oleh ribuan kader dengan teriakan, "Siap."

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga memaparkan perkembangan pembentukan struktur organisasi PSI di seluruh Indonesia. Dia menyebut, kepengurusan di tingkat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) telah terbentuk 100 persen. Sementara itu, pembentukan kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) telah mencapai 97 persen.

Menurut Jokowi, sisa tiga persen yang belum rampung lebih disebabkan persoalan internal di sejumlah daerah.

"Sebetulnya sudah 100 persen, tetapi karena ada persoalan ketuanya dengan saingannya, masih tersisa sekitar tiga persen. Namun sebetulnya sudah beres," ujarnya.

Adapun pembentukan struktur Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di tingkat kecamatan telah mencapai 84 persen. Walau begitu, Jokowi menilai tantangan terbesar PSI saat ini adalah memperkuat kepengurusan hingga tingkat desa yang baru mencapai 28 persen. Dia pun optimistis pembentukan struktur tersebut dapat dituntaskan hingga 100 persen sebelum akhir tahun.

"Oleh sebab itu, kepada seluruh struktur saya minta fokusnya di tingkat desa. Setelah selesai, kita akan tingkatkan lagi sampai ke tingkat TPS," katanya.

Menurut Jokowi, kelengkapan struktur organisasi hingga tingkat tempat pemungutan suara (TPS) akan menjadi modal penting bagi PSI untuk membangun mesin politik yang kuat menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2029.

"Dari sinilah kita akan memiliki mesin besar, mesin dengan CC besar. Dan dengan mesin ini, kita akan menuju sebuah kemenangan yang besar di 2029," pungkas Jokowi.* (k/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Ganti Rezim Cuma Ganti Wajah, Ini Alasan Korupsi RI Tak Kunjung Tumbang
Sempat Kabur dan Jadi DPO, Buronan Korupsi Kredit Bank Sumut Rp2,2 M Akhirnya Dibekuk di Jakarta
Kalah Dua Kali di Meja Hijau, UGM Wajib Buka Ijazah dan Transkrip Nilai Jokowi
KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Komisi Asuransi Kapal Pelni, Negara Rugi Rp15,6 Miliar
Banyak Perkara Lama Tersendat Akibat Maraknya OTT, KPK Tambah Personel Penindakan
KPK Sita 3 Motor Mewah dari Rumah Orang Kepercayaan Bupati Pemalang
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru