BREAKING NEWS
Sabtu, 26 September 2026

Diam Saat Prabowo Sebut Pakar "Goblok", Ekspresi Datar Kaesang Tuai Spekulasi Publik

Nurul - Kamis, 24 September 2026 20:36 WIB
Diam Saat Prabowo Sebut Pakar "Goblok", Ekspresi Datar Kaesang Tuai Spekulasi Publik
ketika Kaesang hadir dalam acara HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta Convention Centre (JCC), Jakarta, Jumat (18/9/2026). (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Ekspresi datar Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep saat Presiden Prabowo Subianto menyebut sejumlah pakar sebagai "goblok" menjadi sorotan di media sosial.

Momen tersebut terjadi ketika Kaesang hadir dalam acara HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta Convention Centre (JCC), Jakarta, Jumat (18/9/2026). Saat Prabowo menyampaikan pernyataan tersebut, sejumlah peserta terlihat tertawa dan bertepuk tangan.

Berbeda dengan suasana di sekitarnya, Kaesang tampak tetap tenang dan tidak menunjukkan reaksi yang mencolok.

Baca Juga:

Pengamat komunikasi politik Emrus Sihombing mengatakan terdapat dua kemungkinan yang dapat menjelaskan sikap Kaesang tersebut.

"Pertama, memang sikap dan perilaku Kaesang lebih cenderung pada datar, gitu. Saya kira itu perilaku keseharian beliau," kata Emrus, Rabu (23/9/2026).

Kemungkinan kedua, menurut Emrus, Kaesang bisa saja tidak menyetujui penggunaan kata "goblok" yang disampaikan Prabowo.

"Jadi, apa pun dari kedua hal ini, menurut saya hak privasi Kaesang. Jadi, publik bisa saja mempersepsikan respons Kaesang tersebut karena publik berhak mempersepsikan hal tersebut," ujarnya.

Emrus juga menilai Kaesang tidak terlihat larut dalam suasana acara ketika Prabowo melontarkan pernyataan tersebut.

Pernyataan Prabowo

Pernyataan Prabowo mengenai para pakar disampaikan ketika dirinya berbicara mengenai kritik terhadap pemerintahannya.

Prabowo sebelumnya menceritakan keinginannya agar Indonesia menjadi negara yang dihormati, masyarakat hidup sejahtera, serta anak-anak Indonesia tidak mengalami kelaparan dan stunting.

Presiden kemudian menyinggung sejumlah pihak yang menurutnya mengkritik dirinya. Prabowo mengatakan kepakaran seharusnya disertai kejujuran intelektual.

"Terserah, pakar-pakar yang menganggap dirinya pakar. Saking pintarnya, jadi goblok," kata Prabowo.

Prabowo juga menyinggung adanya pakar yang menurutnya melontarkan fitnah. Ia mengatakan tetap memaafkan pihak yang dianggap memfitnahnya apabila menyadari kesalahannya.

Selain itu, Prabowo mengingatkan para pakar agar tidak mengabaikan kejujuran intelektual dan tidak mengabdi kepada kepentingan negara lain. Pernyataan tersebut kemudian ramai dibicarakan di media sosial.

Respons Mahfud MD

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD turut memberikan tanggapan terhadap pernyataan tersebut.

Mahfud mengatakan memang terdapat pakar atau profesor yang tidak menjalankan kapasitas keilmuannya dengan baik. Namun, ia menilai tidak semua profesor demikian.

Mahfud juga mengkritik penggunaan kata "goblok" terhadap para pakar yang memberikan kritik. Menurutnya, kritik terhadap pemerintah merupakan bagian dari ruang publik dan tidak semestinya dibalas dengan perkataan yang merendahkan.

Mahfud juga mengatakan kritik terhadap sejumlah program pemerintah, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, pada dasarnya berkaitan dengan tata kelola kebijakan, bukan semata-mata menyerang pribadi Presiden.

Sementara itu, mengenai ekspresi Kaesang dalam acara tersebut, Emrus menekankan bahwa publik tidak dapat memastikan alasan di balik sikap tersebut. Menurutnya, respons Kaesang tetap berada dalam ranah pribadi dan dapat ditafsirkan berbeda oleh masyarakat.* (tm/dh)

Editor
: Administrator
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Siapkan Kapal sejak 2025, 3 WN Sri Lanka Divonis 17 Bulan Gagal Selundupkan 26 Orang dari Aceh ke Prancis
ATUR Jakarta Bawa Tujuh Tuntutan ke Pemerintah: Tanah untuk Rakyat, Bukan untuk Mafia!
Berita Telah Terbit, Humas Bea Cukai Pangkalpinang Baru Merespons Dugaan Rokok Tanpa Pita Cukai
Bertemu HKTI, Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian Bahas Penguatan Pertanian dan Kesejahteraan Petani
TMMD ke-130 di Labusel Dimulai Oktober, Bupati Fery: Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
Modus Pinjam Motor Scoopy Lalu Kabur dan Dijual Rp4,4 Juta ke Sumut, Pelaku di Banda Aceh Ditangkap Korban Sendiri
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru