BREAKING NEWS
Sabtu, 21 Februari 2026

Lebih Kaya dari Gandum dan Beras: Ini Alasan Amaranth Disebut Superfood Masa Depan

- Rabu, 04 Juni 2025 17:56 WIB
Lebih Kaya dari Gandum dan Beras: Ini Alasan Amaranth Disebut Superfood Masa Depan
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

bitvonline.com-Di tengah tren makanan sehat yang semakin berkembang, amaranth, sejenis biji-bijian mungil dari tanaman bayam, kembali mencuri perhatian para ahli gizi dan penggemar pola makan alami.

Bukan tanpa alasan, biji ini mengandung ragam nutrisi penting dan telah dijuluki sebagai salah satu superfood masa depan.

Amaranth merupakan pseudocereal—biji yang digunakan seperti serealia meski secara botani bukan keluarga gandum—yang telah dibudidayakan lebih dari 8.000 tahun oleh peradaban kuno seperti Inca, Maya, dan Aztec.

Kini, biji ini kembali populer karena manfaatnya yang luar biasa, terutama dalam menjaga kekuatan tulang, meningkatkan daya tahan tubuh, serta mendukung fungsi otak.

"Kandungan kalsium dan zat besi dalam amaranth cukup signifikan untuk membantu memperkuat tulang dan mengurangi risiko perubahan sel yang tidak sehat," ujar Dr. Julieta M. Lopez-Martinez.

Satu cangkir (246 gram) amaranth matang mengandung:

Kalori: 251

Protein: 9,3 gram

Karbohidrat: 46 gram

Lemak: 5,2 gram

Mangan: 105% dari RDI

Magnesium: 40% dari RDI

Fosfor: 36% dari RDI

Zat besi: 29% dari RDI

Kandungan mangan dan magnesium dalam amaranth sangat tinggi, membantu menjaga fungsi neurologis dan kontraksi otot. Sementara zat besi dan fosfor sangat penting dalam produksi darah dan kesehatan tulang.

Tak hanya itu, amaranth juga memiliki kadar lisin tinggi, asam amino esensial yang jarang ditemukan dalam biji-bijian lain, membuatnya menjadi sumber protein nabati yang lebih lengkap dibandingkan gandum atau jagung.

Perlindungan Alami dari Radikal Bebas

Salah satu senyawa unggulan dalam amaranth adalah squalene, sejenis minyak nabati yang bertindak sebagai antioksidan kuat. Squalene berfungsi melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas, serta mendukung sistem imun.

Bebas Gluten, Ramah untuk Semua

Amaranth juga bebas gluten secara alami, menjadikannya pilihan ideal bagi penderita celiac atau intoleransi gluten. Dalam bentuk tepung, amaranth bisa digunakan untuk membuat roti, pancake, hingga smoothies sehat.

Cara Praktis Menikmati Amaranth

Amaranth bisa diolah dengan berbagai cara, seperti:

Direbus menjadi bubur

Dipanaskan di wajan hingga meletup seperti popcorn

Digiling menjadi tepung gluten-free

Dicampurkan ke dalam salad, sup, atau camilan sehat

Untuk memaksimalkan penyerapan nutrisinya, para ahli menyarankan agar amaranth direndam atau dipanaskan terlebih dahulu untuk menurunkan kadar phytate, senyawa yang menghambat penyerapan mineral.

Dengan kandungan protein, serat, dan karbohidrat yang seimbang, amaranth juga cocok untuk atlet, pencinta kebugaran, hingga siapa saja yang ingin mengendalikan berat badan dengan cara alami.

Penelitian terbaru yang dimuat dalam Sarhad Journal of Agriculture semakin memperkuat posisi amaranth sebagai makanan bergizi tinggi yang layak disebut superfood masa kini dan masa depan.

Amaranth adalah bukti nyata bahwa sesuatu yang kecil dapat membawa dampak besar bagi kesehatan.*

(km/j006)

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru