Menag Ucapkan Selamat Paskah 2026, Tekankan Pentingnya Kedamaian
JAKARTA Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Paskah 2026 kepada umat Kristiani di Indonesia. Ia mengajak
NASIONAL
JAKARTA– Sebuah studi terbaru yang dirilis oleh Koalisi Global untuk Kesehatan Mental Remaja yang dipimpin UNICEF mengungkap fenomena mencengangkan, yaitu Generasi Z, mereka yang lahir antara akhir 1990-an hingga awal 2010-an, ternyata lebih gemar mengonsumsi berita dibandingkan jenis konten lainnya.
Penemuan ini bertentangan dengan stereotip umum yang menyebut Gen Z lebih tertarik pada konten hiburan atau viral di media sosial.
Namun, yang menjadi sorotan bukan hanya ketertarikan mereka terhadap berita, tetapi dampak emosional serius yang ditimbulkan oleh paparan informasi global yang konstan.
Dalam laporan yang melibatkan lebih dari 5.600 responden berusia 14 hingga 25 tahun dari berbagai negara, ditemukan bahwa 60% Gen Z merasa kewalahan oleh berita, terutama yang bertema konflik geopolitik, krisis iklim, hingga ketidakstabilan ekonomi.
"Bagi banyak orang muda, beban dari berbagai krisis ini sangat personal, tercermin dalam pikiran, tubuh, dan harapan mereka terhadap masa depan," ujar Dr. Zeinab Hijazi, Pemimpin Global UNICEF untuk Kesehatan Mental, dalam wawancara bersama Arab News, Minggu (29/6/2025).
Hijazi menyebut, paparan berita yang tidak terkendali dapat merusak kepercayaan diri dan memperburuk kondisi psikologis anak muda, terutama ketika dukungan kesehatan mental belum tersedia secara merata.
Salah satu sumber utama paparan berita Gen Z berasal dari media sosial, dengan TikTok tercatat sebagai aplikasi favorit oleh 21% responden.
Namun, keunggulan akses ini disertai risiko besar berupa misinformasi, propaganda, dan rendahnya pemahaman kontekstual.
"Anak muda perlu dibekali kemampuan berpikir kritis. Bagian otak yang mengatur pengambilan keputusan rasional belum sepenuhnya berkembang pada usia mereka," jelas Dr. Shaima Al-Fardan, psikolog klinis di Uni Emirat Arab.
Al-Fardan menambahkan, paparan terus-menerus terhadap berita dapat menciptakan pola pikir negatif dan memperkuat isolasi sosial, terutama jika tidak diimbangi dengan interaksi nyata dan literasi digital yang memadai.
Lebih dari 67% responden mengaku merasa lebih tertekan ketika mengakses berita internasional, dibandingkan dengan berita nasional (60%) dan lokal (40%).
JAKARTA Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Paskah 2026 kepada umat Kristiani di Indonesia. Ia mengajak
NASIONAL
JAKARTA PSSI menegaskan proses naturalisasi pemain diaspora yang memperkuat Timnas Indonesia telah dilakukan secara sah sesuai ketentuan
OLAHRAGA
JAKARTA Tekanan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 diperkirakan masih tinggi di tengah ketidakpastian global. S
EKONOMI
TORAJA UTARA Perkelahian yang melibatkan aparat keamanan terjadi di sebuah tempat hiburan malam di Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Sela
HUKUM DAN KRIMINAL
SOLO Presiden ke7 RI Joko Widodo menilai keputusan pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto untuk tidak menaikkan harga bahan
EKONOMI
JAKARTA Panglima TNI Agus Subiyanto menginstruksikan prajurit TNI yang bertugas dalam misi perdamaian di Lebanon untuk menghentikan selu
NASIONAL
JAKARTA Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memprediksi kemunculan fenomena iklim ekstrem yang disebut Godzilla El Nino mulai Apri
NASIONAL
TEHERAN Pemerintah Iran mendesak negaranegara Arab untuk mengusir pasukan Amerika Serikat dari pangkalan militer di kawasan Timur Tenga
INTERNASIONAL
MEDAN Situasi keamanan di kawasan Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara, kian memburuk. Aksi tawuran antar kelompok yang terjadi hampir se
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Rusia dan Belarus menyatakan kesiapan untuk menjalin kerja sama dengan Indonesia di bidang pembangunan infrastruktur antariksa d
INTERNASIONAL