
Usai Rumah Ahmad Sahroni Diamuk Massa, Giliran Alamat Eko Patrio Disebar
JAKARTA Sabtu sore, 30 Agustus 2025, rumah milik anggota DPR Ahmad Sahroni yang terletak di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, digerudu
NasionalJAKARTA – Siapa yang tak kenal Google? Mesin pencari terbesar di dunia ini ternyata menyimpan cerita unik di balik penamaannya yang mungkin belum banyak diketahui publik.
Google, yang kini menjadi bagian penting dalam kehidupan digital miliaran orang, ternyata bukan singkatan dari frasa canggih seperti yang sering diduga, melainkan hasil dari kesalahan ejaan yang berujung pada nama ikonik saat ini.
Didirikan oleh dua mahasiswa PhD dari Universitas Stanford, Larry Page dan Sergey Brin, pada tahun 1998, Google awalnya merupakan proyek penelitian untuk mengembangkan sistem pencarian berbasis backlink.
Baca Juga:
Uniknya, sebelum memilih nama Google, mereka sempat mempertimbangkan nama lain yang cukup aneh, yaitu Backrub, karena sistem tersebut menggunakan backlink untuk mengindeks halaman web.
Nama "Google" sendiri merupakan plesetan dari kata Googol, istilah matematika untuk angka 1 yang diikuti oleh 100 angka nol (10¹⁰⁰).
Baca Juga:
Istilah ini pertama kali diperkenalkan oleh Milton Sirotta, keponakan dari matematikawan Edward Kasner, saat usianya masih 9 tahun.
Dalam buku Mathematics and the Imagination yang terbit tahun 1940, angka raksasa itu disebut layak memiliki nama yang sama luar biasanya.
Dalam proses pencarian nama, seorang rekan Larry Page bernama Sean Anderson sempat mengusulkan nama "Googolplex", yang kemudian dipersingkat oleh Larry menjadi "Googol".
Namun ketika Sean mencoba mengecek ketersediaan nama domain, ia justru salah mengeja dan mengetik "google.com".
Nama itu ternyata tersedia, dan Larry pun langsung mendaftarkannya pada 15 September 1997.
Dari kesalahan ejaan itu, lahirlah Google Inc.
"Larry menyukai nama tersebut, dan dalam hitungan jam domain google.com langsung diamankan untuknya dan Sergey," kata ilmuwan komputer Stanford, David Koller, seperti dikutip dari laman All That Interesting.
JAKARTA Sabtu sore, 30 Agustus 2025, rumah milik anggota DPR Ahmad Sahroni yang terletak di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, digerudu
NasionalJAKARTA Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Ibas, menegaskan bahwa pihaknya siap untuk melakukan evaluasi terkait tunjangan anggot
PolitikJAKARTA UTARA Sabtu petang, 30 Agustus 2025, menjadi saksi bisu bagaimana kemarahan publik begitu memuncak terhadap anggota DPR RI, Ahmad
NasionalBOGOR Presiden Prabowo Subianto mengundang 16 organisasi masyarakat (ormas) Islam untuk melakukan dialog di kediamannya di Hambalang, Kabu
PemerintahanMEDAN Aksi anarkis yang melibatkan sejumlah remaja, yang diduga pelajar, terjadi di depan Gedung DPRD Sumatera Utara (Sumut) pada Sabtu (3
PeristiwaMATARAM Sekretariat DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memperkirakan kerugian sementara akibat perusakan, pembakaran, dan penjarahan
PeristiwaMEDAN Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Togap Simangunsong, mengajak Universitas Senior Medan (USM) untuk terus berkolabo
PemerintahanMEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menggelar Pasar Murah dalam rangka Gerakan Pangan Murah (GPM) Nasional, yang di
EkonomiPADANG SIDIMPUAN Universitas Aufa Royhan (UNAR) di Kota Padangsidimpuan kembali menggelar rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus b
PendidikanKEDIRI Sebagian gedung DPRD Kota Kediri, Jawa Timur, dilaporkan terbakar pada Sabtu (30/8/2025). Api yang cepat membesar mengakibatkan beb
Peristiwa