Prabowo Apresiasi Inovasi BRIN, Genteng dan Sepatu dari Limbah Sawit Jadi Sorotan
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi berbagai hasil riset dan inovasi yang dipamerkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
NASIONAL
JAKARTA — Pemerintah Indonesia tengah mengkaji kemungkinan pembatasan layanan panggilan suara dan video melalui aplikasi Over-The-Top (OTT) seperti WhatsApp.
Langkah ini dimaksudkan untuk menciptakan persaingan yang lebih adil antara operator seluler nasional dan platform OTT asing yang selama ini memanfaatkan infrastruktur tanpa kontribusi yang seimbang.
Direktur Strategi dan Kebijakan Infrastruktur Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Denny Setiawan, mengungkapkan wacana ini sebagai bagian dari upaya mengatasi ketimpangan beban antara operator seluler yang mengeluarkan investasi besar untuk membangun jaringan internet, dengan OTT asing yang hanya "menumpang" di Indonesia.
"Operator seluler sudah berdarah-darah membangun infrastrukturnya, namun harus menghadapi berbagai pungutan pemerintah. Kami ingin agar persaingan ini bisa saling menguntungkan," ujar Denny di Jakarta, Jumat (18/7).
Menurut Denny, salah satu opsi yang tengah dibahas adalah membatasi layanan dasar seperti panggilan suara dan video pada aplikasi OTT.
Namun, dia juga menyadari bahwa langkah ini tidak mudah karena layanan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat.
"Ini masih wacana dan dalam tahap diskusi. Kami harus mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk kepentingan geopolitik dan kebutuhan publik," tambahnya.
Sebagai referensi, Denny menyebutkan pengalaman pribadinya selama kunjungan ke Uni Emirat Arab (UEA), di mana layanan panggilan suara WhatsApp diblokir.
"Di UEA saya hanya bisa menggunakan WhatsApp untuk mengirim pesan teks, tidak bisa melakukan panggilan suara atau video," jelasnya.
Serupa dengan UEA, Arab Saudi juga membatasi layanan panggilan suara dan video pada aplikasi milik Meta sejak 2017.
Pengguna di sana hanya dapat menggunakan pesan teks, gambar, video, dan voice note, sementara aplikasi seperti BOTIM dan Google Meet yang mendapat persetujuan pemerintah tetap bisa berfungsi normal.
Meski masih sebatas wacana, isu pembatasan WhatsApp Call ini berpotensi menimbulkan perdebatan di kalangan masyarakat Indonesia, mengingat jutaan pengguna mengandalkan aplikasi OTT sebagai sarana komunikasi hemat biaya.
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi berbagai hasil riset dan inovasi yang dipamerkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menjajal langsung ketahanan genteng komposit hasil inovasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) saa
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Konsil Kesehatan Indonesia (KKI) tengah menelusuri dugaan pelanggaran etik terkait komentar bernada tidak berempati yang dilakuk
NASIONAL
JAKARTA Polres Metro Jakarta Selatan terus menyelidiki temuan ratusan senjata di salah satu yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pin
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada awal perdagangan Jumat (7/8/2026). IHSG berada di zona hijau setelah naik
EKONOMI
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Jumat (7/8/2026). Mata uang Garuda berada
EKONOMI
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami penurunan pada perdagangan Jumat (7/8/2026). Berdasarkan lama
EKONOMI
NIAS UTARA Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara mengapresiasi langkah Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Af
PEMERINTAHAN
JAKARTA Beredarnya makalah yang mengusulkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) masuk nominasi Nobel Perdamaian 2026 dengan mencatut nama P
NASIONAL
JAKARTA Tim 9 Kejaksaan Agung (Kejagung) dijadwalkan memeriksa mantan Jampidsus Febrie Adriansyah (FA) hari ini, Jumat (7/8/2026). Febrie
HUKUM DAN KRIMINAL