Kabupaten Simalungun Raih Juara I Stand Terbaik Nasional di PENAS XVII 2026 Gorontalo
SIMALUNGUN Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Pada ajang Pekan Nasional (PENAS) P
PEMERINTAHAN
JAKARTA — Masalah rem blong masih menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan fatal di jalan raya Indonesia.
Kondisi ini menjadi momok menakutkan bagi pengendara, terutama saat melintasi jalur menurun atau ketika berkendara dengan kecepatan tinggi.
Perwakilan Bendix Indonesia, Rahmat Dwinata, menyebut bahwa salah satu penyebab umum rem blong adalah kampas rem yang terlalu panas karena penggunaan terus-menerus tanpa jeda.
"Rem blong terjadi karena kampas rem itu bisa jadi panas, akibat terus-menerus digunakan tanpa jeda," kata Rahmat , Selasa (29/7/2025).
Apa Itu Rem Blong dan Mengapa Sangat Berbahaya?
Rem blong merupakan kondisi di mana sistem pengereman kendaraan gagal berfungsi sebagaimana mestinya. Dalam situasi ini, pengemudi tidak dapat mengendalikan kecepatan kendaraan secara efektif, sehingga sangat rentan menimbulkan kecelakaan, khususnya di jalanan menurun, bergelombang, atau padat kendaraan.
Penyebab Umum Terjadinya Rem Blong
Kegagalan Mekanis
Komponen rem yang rusak atau aus, seperti kampas habis, cakram retak, hingga selang rem bocor, membuat sistem pengereman tidak optimal.
Kehabisan Minyak Rem
Minyak rem sangat penting dalam proses pengereman. Jika volumenya habis atau bocor, tekanan dari pedal tidak akan sampai ke roda.
Overheat pada Sistem Rem
Penggunaan rem yang terus-menerus saat menuruni bukit tanpa henti bisa memicu panas berlebih, menyebabkan efektivitas rem menurun drastis bahkan gagal total.
Faktor Manusia Sama Pentingnya
Tak hanya masalah teknis, kesalahan perilaku pengemudi juga sering kali menjadi pemicu rem blong. Salah satu kebiasaan berbahaya adalah mematikan mesin di jalan menurun untuk menghemat bahan bakar. Padahal, ini bisa menyebabkan rem angin kehilangan tekanan dan akhirnya gagal bekerja.
Selain itu, minimnya pemeriksaan rutin terhadap sistem rem sebelum berkendara membuat potensi rem blong semakin besar.
Pesan untuk Pengendara: Jangan Abaikan Sistem Rem
Masalah rem bukanlah hal sepele. Kombinasi antara kerusakan teknis dan kelalaian manusia bisa berujung pada tragedi. Maka dari itu, penting bagi pengendara untuk:
Melakukan pemeriksaan rutin sistem pengereman, termasuk kampas dan minyak rem.
Menghindari pengereman terus-menerus di jalan menurun — gunakan teknik engine brake.
Tidak mengabaikan gejala seperti bunyi aneh, pedal rem terasa dalam, atau getaran saat pengereman.
Dengan langkah preventif yang tepat, risiko rem blong bisa diminimalisir, dan keselamatan berkendara lebih terjamin.*
(bs/j006)
SIMALUNGUN Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Pada ajang Pekan Nasional (PENAS) P
PEMERINTAHAN
SIMALUNGUN Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun mengalokasikan anggaran lebih dari Rp39 miliar untuk pembangunan ruas jalan Ujung Pa
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh, A. Malik Musa, SH, M.Hum, menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran Pengurus
NASIONAL
SIMALUNGUN Pemerintah Kabupaten Simalungun bersama Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar memperkuat kemitraan antara Satuan Pelayana
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) kembali membuka pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo melalui platfo
NASIONAL
MEDAN Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Medan mengungkap dugaan penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di sebu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) menyatakan kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR y
HUKUM DAN KRIMINAL
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menerbitkan Surat Edaran Nomor 800/11030 yang melarang aparatur sipil negara (ASN)
PEMERINTAHAN
PALUTA Perbaikan ruas jalan HutaimbaruSipiongot di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) yang dikerjakan Pemerintah Provinsi Sumatera U
EKONOMI
MEDAN Suasana Car Free Day (CFD) di kawasan Kota Tua Kesawan, Medan, Minggu (28/6/2026), berlangsung lebih semarak dari biasanya. Selain
PEMERINTAHAN