Harga Emas Antam Naik Lagi, Kini Rp2,768 Juta per Gram
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk atau Antam kembali menguat pada perdagangan Selasa, 25 Agustus 2026. Berdasarkan harga
EKONOMI
JAKARTA – Di tengah meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) di berbagai lini bisnis, perusahaan diminta untuk tidak lengah terhadap potensi ancaman siber yang kian canggih dan berkembang pesat.
Country Director Fortinet Indonesia, Edwin Lim, menegaskan bahwa keamanan siber saat ini sudah bukan lagi menjadi tanggung jawab eksklusif tim IT.
Sebaliknya, ini merupakan tanggung jawab kolektif yang harus dijalankan oleh setiap elemen dalam perusahaan.
"Keamanan siber kini bukan lagi urusan divisi IT semata. Ini menyangkut semua orang, dari level individu hingga korporasi," kata Edwin dalam keterangannya, Rabu (7/8/2025).
Ancaman Datang dari Perangkat Pribadi
Edwin mengungkapkan, penggunaan perangkat pribadi seperti smartphone, smartwatch, dan tablet yang terhubung ke jaringan internal perusahaan membuka celah baru bagi para pelaku kejahatan siber. Dengan semakin luasnya permukaan serangan, upaya perlindungan menjadi semakin kompleks.
"Setiap perangkat yang terhubung ke jaringan adalah potensi pintu masuk serangan. Risiko ini meningkat seiring fleksibilitas kerja dan penggunaan BYOD (Bring Your Own Device)," tambahnya.
AI Memicu Evolusi Ancaman Siber
Kecepatan dan kecanggihan serangan kini meningkat karena pemanfaatan AI oleh pelaku kejahatan siber. Dalam hal ini, Fortinet menyarankan perusahaan untuk melakukan pelatihan keamanan siber secara menyeluruh dan rutin kepada seluruh karyawan.
"Percuma punya alat keamanan canggih kalau tidak ada yang bisa mengoperasikannya," tegas Edwin.
Fortinet Tawarkan Solusi Edukasi dan Teknologi
Sebagai bagian dari komitmennya, Fortinet menawarkan layanan penilaian risiko siber dan pembuatan cetak biru keamanan secara gratis. Selain itu, perusahaan juga mengintegrasikan teknologi AI dalam solusi keamanannya—termasuk deteksi berlapis, pemantauan anomali, hingga analisis aktivitas mencurigakan di dark web.
Membangun Budaya Keamanan Siber
Edwin menekankan bahwa perlindungan maksimal terhadap aset digital hanya bisa dicapai jika perusahaan membangun budaya keamanan (security culture) yang kuat. Tiga elemen kunci yang harus berjalan beriringan adalah:
People (Sumber Daya Manusia)
Process (Prosedur dan SOP)
Technology (Alat & sistem keamanan)
"Dengan membangun budaya keamanan, perusahaan tidak hanya reaktif saat terjadi serangan, tapi juga proaktif mencegahnya sejak awal," tutup Edwin.*
(ms/j006)
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk atau Antam kembali menguat pada perdagangan Selasa, 25 Agustus 2026. Berdasarkan harga
EKONOMI
JAKARTA Nasi masih menjadi makanan pokok yang paling banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Namun, ketergantungan pada satu jenis panga
PERTANIAN AGRIBISNIS
JAKARTA Honor resmi memperkenalkan Honor Play 20A secara global sebagai ponsel kelas terjangkau. Smartphone ini membawa sejumlah fitur y
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman memastikan pembahasan Rancangan UndangUndang atau RUU Perampasan Aset akan dipercepat. DP
HUKUM DAN KRIMINAL
BANYUMAS DPC Partai Gerindra Kabupaten Banyumas menonaktifkan Adhi Wiharto dari struktur kepengurusan setelah Komisi Pemberantasan Korup
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara, memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel sebagai bagian dari upaya
PEMERINTAHAN
MEDAN Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Tebing Tinggi menyatakan akan mengajukan upaya hukum banding terhadap vonis be
HUKUM DAN KRIMINAL
OlehAji CahyonoPERNYATAAN Megawati Soekarnoputri pada peringatan HUT ke81 Republik Indonesia, 17 Agustus 2026, menarik perhatian. Dia meng
OPINI
FLORES Aktivitas gempa susulan di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih berlangsung setelah gempa utama bermagnitudo 7,7 pada
PERISTIWA
JAKARTA Kredit Usaha Rakyat atau KUR BRI 2026 menjadi salah satu pilihan pembiayaan yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha mikro, kecil, d
EKONOMI