BREAKING NEWS
Rabu, 20 Mei 2026

OpenAI Diserbu Kritikan Usai Luncurkan GPT-5, Apa Penyebabnya?

Raman Krisna - Senin, 11 Agustus 2025 14:29 WIB
OpenAI Diserbu Kritikan Usai Luncurkan GPT-5, Apa Penyebabnya?
CEO OpenAI, Sam Altman. (foto: Los Angeles Times)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SAN FRANCISCO – Peluncuran model terbaru dari OpenAI, GPT-5, memunculkan beragam reaksi dari kalangan akademisi, pengembang teknologi, hingga masyarakat umum.

Meskipun digadang-gadang sebagai lompatan besar dalam pengembangan kecerdasan buatan (AI), sebagian pihak menyebut performanya masih di bawah ekspektasi.

Salah satu kritik datang dari Noah Giansiracusa, profesor matematika dari Bentley University.

Ia menyebut rilis GPT-5 sebagai "kurang memuaskan," meski mengakui adanya beberapa perbaikan dari versi sebelumnya.

"Perbaikannya jauh lebih marginal daripada yang saya harapkan," ujarnya.

Namun, tidak semua tanggapan bersifat negatif. Simon Willison, pengembang perangkat lunak, menyebut GPT-5 sebagai model AI favoritnya saat ini.

"Ini kompeten, kadang-kadang mengesankan. Tapi bukan perubahan besar dari sebelumnya," tulisnya dalam blog pribadi.

Peluncuran GPT-5 dilakukan dengan klaim sebagai model AI paling canggih, dengan kemampuan menyamai pakar Ph.D. dalam memecahkan masalah kompleks.

OpenAI menyatakan, GPT-5 mampu mengangkat ChatGPT menjadi lebih dari sekadar chatbot, melainkan asisten digital dengan kemampuan mendalam dalam riset, penulisan, hingga pemrograman.

Namun, sejumlah pengguna melaporkan kelemahan pada GPT-5.

Di Reddit dan media sosial lainnya, keluhan muncul terkait jawaban yang tidak akurat dan kesulitan model dalam menjawab pertanyaan dasar, seperti soal matematika sederhana atau ejaan.

Dalam salah satu contoh pengujian, GPT-5 sempat salah menjawab jumlah huruf "b" dalam kata "blueberry."

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru