Tingkatkan Ketakwaan dengan Memaafkan, Pesan Prof. Maizuddin di Khutbah Jumat
BANDA ACEH Memaafkan kesalahan orang lain tidak hanya menjadi kunci dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis, tetapi juga menjadi ind
AGAMA
JAKARTA - Persaingan sengit antara Apple dan Samsung di industri smartphone sudah menjadi rahasia umum. Namun, kini keduanya justru dikabarkan akan bekerja sama mengembangkan teknologi sensor kamera baru untuk iPhone yang akan hadir pada 2026.
Melansir Financial Times, kolaborasi ini akan menghasilkan sensor gambar tiga lapis (three-layer stacked image sensor) yang diklaim sebagai pertama di dunia. Teknologi ini menjadi lompatan besar dibandingkan sensor gambar dua lapis yang saat ini umum digunakan, termasuk oleh Sony—produsen sensor utama iPhone selama ini.
Sensor Kamera Generasi Baru
Teknologi sensor tiga lapis akan menyatukan tiga komponen utama, yang salah satunya disebut-sebut mencakup memori DRAM. Hal ini memungkinkan proses penangkapan dan pemrosesan gambar dilakukan lebih cepat dan efisien dibandingkan struktur dua lapis.
Saat ini, sensor dua lapis memisahkan komponen penangkap cahaya dan pemrosesan gambar. Dengan tambahan lapisan baru, kecepatan dan performa gambar diyakini akan meningkat secara signifikan, meski Apple dan Samsung belum mengungkap secara resmi keunggulan spesifiknya.
Diproduksi di Pabrik Samsung di AS
Menariknya, sensor kamera canggih ini tidak akan dibuat oleh Sony, melainkan akan diproduksi di pabrik Samsung di Austin, Texas, AS. Hal ini menjadi bagian dari strategi Apple dalam menyelaraskan diri dengan kebijakan industri dalam negeri Amerika Serikat.
Langkah ini juga terkait dengan investasi besar senilai USD 100 miliar (Rp 1.625 triliun) yang diumumkan Apple pekan lalu. Dana tersebut memungkinkan Apple bermitra dengan sekitar 10 perusahaan di AS, termasuk Samsung, demi meningkatkan produksi komponen dalam negeri.
Hindari Tarif Impor Trump
Selain soal efisiensi dan teknologi, kolaborasi ini juga diyakini sebagai strategi Apple untuk menghindari tarif impor yang diberlakukan oleh Presiden AS Donald Trump. Produk dan komponen buatan dalam negeri tidak akan dikenai tarif tinggi, membuat produksi lokal menjadi pilihan yang lebih rasional dan ekonomis.
Hingga saat ini, baik Apple maupun Samsung belum memberikan pernyataan resmi mengenai kerja sama ini. Namun, jika benar terealisasi, ini akan menjadi kolaborasi bersejarah antara dua raksasa teknologi yang selama ini dikenal sebagai rival berat.*
(km/j006)
BANDA ACEH Memaafkan kesalahan orang lain tidak hanya menjadi kunci dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis, tetapi juga menjadi ind
AGAMA
JAKARTA Duta Besar (Dubes) Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengungkapkan alasan di balik serangkaian pertemuannya dengan seju
POLITIK
JAKARTA Iran mengklaim berhasil menembak jatuh jet tempur F35 milik Amerika Serikat (AS) di wilayah tengah negara tersebut pada Jumat,
INTERNASIONAL
JAKARTA Indonesia semakin memperkuat posisinya dalam diplomasi energi global melalui kerja sama strategis dengan Korea Selatan, khususny
EKONOMI
BATAM Kepala Imigrasi Kota Batam, Hajar Aswad, dicopot dari jabatannya setelah terjerat dalam kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang m
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa hubungan industrial di Indonesia harus naik kelas agar pekerja ti
EKONOMI
JAKARTA Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah Indonesia atas kesediaannya un
INTERNASIONAL
BANTUL Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Wates, Bantul, tepatnya di Argorejo, Sedayu, pada Jumat (3/4/2026). Sebuah mobil Toyota Ava
PERISTIWA
TANJUNG JABUNG TIMUR Proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Suka Maju, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, kini telah
PENDIDIKAN
JAKARTA Pemerintah terus menggenjot percepatan distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai wilayah Indonesia, dengan fokus
PEMERINTAHAN