Polda Metro Buru Aktor Intelektual Kerusuhan Pejompongan, Massa Disebut Dibayar Rp40 Ribu
JAKARTA Polda Metro Jaya masih mendalami dugaan aktor intelektual di balik pengerahan massa dalam kerusuhan yang terjadi di kawasan Pejo
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA – Raksasa teknologi asal Korea Selatan, Samsung, dilaporkan tengah mengembangkan perangkat kacamata pintar (smart glasses) terbarunya. Perangkat ini dikabarkan akan menjadi pesaing langsung bagi Ray-Ban Meta Smart Glasses dan produk serupa dari Apple yang diprediksi meluncur pada 2026 mendatang.
Laporan eksklusif dari media teknologi Korea Selatan, SEDaily, menyebutkan bahwa desain kacamata pintar Samsung akan menyerupai Ray-Ban Meta, namun hadir dengan pendekatan unik — tanpa layar (display-less).
Tanpa Layar, Tapi Penuh Fitur
Meski tidak menyertakan tampilan visual di lensa, perangkat ini akan dibekali kamera, mikrofon, dan speaker yang memungkinkan berbagai fungsi seperti:
Mengambil foto dan video
Melakukan panggilan suara
Mengirim pesan
Mengakses asisten virtual berbasis AI untuk menjawab pertanyaan pengguna secara real-time
Samsung juga dikabarkan akan mengintegrasikan erat perangkat ini dengan ekosistem Galaxy, membuat koneksi dengan ponsel, tablet, atau wearable Galaxy menjadi seamless.
Tidak Pakai Android?
Menariknya, Samsung disebut akan menggunakan sistem operasi (OS) dan perangkat lunak buatan sendiri, alih-alih bergantung sepenuhnya pada Android. Strategi ini mirip dengan pendekatan perusahaan terhadap jam tangan pintar Galaxy Watch yang kini berjalan di atas OneUI Watch hasil kustomisasi internal.
Langkah ini dipandang sebagai bagian dari upaya Samsung memperkuat identitas ekosistemnya dan memberikan pengalaman pengguna yang lebih konsisten serta terintegrasi.
Persaingan Ketat di 2026
Selain bersaing dengan Meta, Samsung juga akan menghadapi kompetitor berat lainnya, yakni Apple, yang juga tengah mengembangkan kacamata pintar generasi pertama dengan konsep tanpa layar. Jika rumor peluncuran kedua produk tersebut pada akhir 2026 benar, maka pasar wearable AI akan menyaksikan persaingan ketat antara Samsung, Meta, dan Apple.
Para analis teknologi memprediksi bahwa smart glasses akan menjadi gawai masa depan yang sangat relevan di era AI dan konektivitas tinggi, menggantikan peran smartphone di sejumlah fungsi tertentu.*
(km/j006)
JAKARTA Polda Metro Jaya masih mendalami dugaan aktor intelektual di balik pengerahan massa dalam kerusuhan yang terjadi di kawasan Pejo
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Polda Metro Jaya memastikan tiga tersangka kasus pengeroyokan yang menyebabkan pedagang kaca Bambang Setiawan meninggal dunia sa
HUKUM DAN KRIMINAL
ASAHAN Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan menangkap seorang pria berinisial J (23) yang diduga memiliki narkotika jenis sabu dan eksta
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan terus berupaya menekan harga daging ayam yang masih tergolong tinggi di sejumlah pasar.Kepala Dinas Koperasi
EKONOMI
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, mengapresiasi putusan Majelis Hakim P
HUKUM DAN KRIMINAL
LANGKAT Akses jalan di Dusun Pamah Semelir, Desa Telagah, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, mengalami longsor beberapa waktu lalu. Benc
PEMERINTAHAN
JAKARTA Risiko kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) terhadap masa depan manusia kembali menjadi sorotan. Evan Hubinger, p
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Polda Metro Jaya menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan pengeroyokan yang menewaskan Bambang Setiawan, warga
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Ketua Majelis Pengurus Wilayah Ikatan Cendekiawan Muslim seIndonesia (MPW ICMI) Aceh, Dr Taqwaddin, mengajak para cendekiawa
NASIONAL
JAKARTA PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM memperoleh peringkat kredit internasional BBB dengan outlook stabil dari S&
NASIONAL