Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Hari Paskah 2026, Harapkan Kedamaian dan Kebaikan untuk Semua
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengucapkan selamat Hari Paskah kepada seluruh masyarakat Kristiani yang merayakan, melalui unggahan d
NASIONAL
JAKARTA – Di era digital saat ini, ponsel pintar bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga menjadi pusat aktivitas finansial dan data pribadi.
Namun, di balik kemudahan itu, pengguna perlu waspada terhadap ancaman penyadapan jarak jauh yang kini kian marak dilakukan oleh pelaku kejahatan siber.
Pakar keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, mengingatkan bahwa penyadapan kerap dilakukan melalui aplikasi berbahaya yang terinstal tanpa disadari pengguna.
Aplikasi ini bisa menyusup melalui tautan berbahaya, iklan pop-up, hingga platform tidak resmi.
"Risiko penyadapan meningkat seiring banyaknya aplikasi berbahaya yang menyusup. Gejalanya bisa dideteksi lebih awal jika pengguna peka," ujar Alfons, dikutip Minggu (7/9/2025).
Ciri-Ciri Ponsel yang Disusupi Aplikasi Penyadap
Alfons menjelaskan, ada beberapa indikasi umum yang bisa menjadi tanda bahwa ponsel Anda sedang disadap:
1. Baterai Cepat Habis
Aplikasi mata-mata yang berjalan di latar belakang biasanya menguras baterai secara signifikan.
2. Performa Melambat
Ponsel terasa lambat, sering hang, atau aplikasi terbuka sendiri tanpa perintah. Restart tiba-tiba juga patut diwaspadai.
3. Tagihan Data Membengkak
Jika konsumsi data melonjak tanpa alasan yang jelas, bisa jadi ada aktivitas tersembunyi yang mengirimkan data ke pihak ketiga.
4. SMS dan Panggilan Mencurigakan
Muncul pesan atau panggilan keluar ke nomor tidak dikenal tanpa sepengetahuan pengguna.
5. Muncul Iklan Pop-up Berlebihan
Tanda adware masuk ke sistem, biasanya melalui aplikasi gratis yang tidak resmi.
Langkah-Langkah Pencegahan
Untuk meminimalkan risiko penyadapan dan perlindungan terhadap data pribadi, Alfons menyarankan beberapa langkah preventif berikut:
- Unduh aplikasi hanya dari toko resmi seperti Google Play Store atau App Store.
- Gunakan antivirus dan anti-malware terpercaya, serta lakukan pemindaian berkala.
- Periksa pengalihan panggilan dengan kode ##002# atau #21#.
- Aktifkan verifikasi dua langkah (2FA) untuk akun-akun penting.
- Nonaktifkan fitur lokasi (GPS) saat tidak diperlukan.
- Hindari mengklik tautan mencurigakan di pesan, email, atau media sosial.
"Kesadaran digital menjadi benteng pertama. Jika menemukan tanda-tanda penyadapan, segera lakukan pemeriksaan menyeluruh dan amankan data penting," tegas Alfons.
Seiring meningkatnya ketergantungan masyarakat terhadap perangkat digital, penting bagi pengguna untuk meningkatkan literasi keamanan siber.
Penyadapan tidak hanya mengancam privasi, tetapi juga berisiko merugikan secara finansial.
Waspadai gejala awal dan ambil langkah cepat sebelum data Anda jatuh ke tangan yang salah.*
(cb/a008)
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengucapkan selamat Hari Paskah kepada seluruh masyarakat Kristiani yang merayakan, melalui unggahan d
NASIONAL
PURWAKARTA Seorang pria bernama Dadang, pemilik hajatan di Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, tewas s
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden ke6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menyampaikan duka mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI dal
NASIONAL
MEDAN Persoalan tawuran yang berulang di kawasan Belawan kembali menjadi sorotan serius. Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas meneg
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Pimpinan Wilayah &039Aisyiyah (PWA) Aceh kembali menegaskan komitmen kemanusiaannya melalui program &039Aisyiyah Aceh Peduli
NASIONAL
MEDAN Rumah mantan polisi Bripka Horas Hutahuruk menjadi sasaran penjarahan saat tawuran terjadi di Kelurahan Sicanang, Kecamatan Medan
HUKUM DAN KRIMINAL
LAMPUNG Warga Lampung, khususnya di Lampung Timur, Kota Metro, dan Lampung Selatan, digegerkan dengan penampakan benda bercahaya melinta
PERISTIWA
MEDAN Seorang influencer di Kota Medan berinisial D alias Mr Roberto (41) akhirnya ditangkap aparat kepolisian setelah diduga menyekap d
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) mencatat sebanyak 4.755 kasus keracunan terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) sepanj
PERISTIWA
MEDAN Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 50 kilogram yang diduga ber
HUKUM DAN KRIMINAL