Kawal Proyek Peta Dasar Rp 4,7 Triliun BIG dari Bank Dunia, Kejagung Pasang Badan Mencegah Korupsi
JAKARTA Kejaksaan Agung melalui Jaksa Agung Muda Intelijen (JAMIntel) Reda Manthovani bersama Badan Informasi Geospasial (BIG) mengawal p
NASIONAL
JAKARTA– Samsung secara resmi mengonfirmasi akan meluncurkan "inovasi form factor baru" pada tahun 2026, menandai babak baru dalam evolusi ponsel lipat.
Pernyataan ini muncul dalam laporan keuangan kuartal ketiga perusahaan, yang memicu spekulasi bahwa perangkat tri-fold—ponsel dengan tiga layar lipat—siap diperkenalkan ke publik.
Beberapa hari lalu, Samsung secara diam-diam memamerkan perangkat lipat tiga tersebut di sebuah summit teknologi di Korea Selatan.Baca Juga:
Meski wujudnya bisa dilihat, perangkat masih berada di balik kotak kaca dan pengunjung dilarang menyentuh atau mencoba fungsinya. Hal ini menjadi indikasi bahwa pengumuman resmi baru akan dilakukan pada tahun depan.
Dalam laporan yang sama, Samsung menegaskan bahwa inovasi form factor baru itu akan dibarengi dengan ekspansi besar di bidang kecerdasan buatan (AI).
Perusahaan berencana memperluas lini AI pada smartphone, serta kemungkinan menghadirkan perangkat AI baru, termasuk wearable cerdas atau kacamata XR, yang sempat digoda di acara Galaxy XR beberapa pekan lalu.
Dengan kombinasi desain lipat baru dan integrasi AI yang lebih mendalam, Samsung tampaknya ingin mendefinisikan ulang cara pengguna berinteraksi dengan perangkat—bukan sekadar menambah layar, tetapi menciptakan pengalaman digital yang baru dan multifungsi.
Meski terlihat stabil, Samsung menghadapi tekanan serius. Penjualan flagship seperti seri Galaxy S dan Z Fold menurun, sebagian karena inovasi tahunan yang minim.
Di pasar Asia, pesaing dari China seperti vivo, OPPO, dan HONOR semakin agresif, menawarkan fitur serupa dengan harga lebih rendah. Samsung tetap mendominasi pasar Amerika Serikat, namun pangsa pasarnya di Asia mulai tergerus.
Samsung menilai ponsel tri-fold sebagai peluang untuk membangkitkan minat pasar. Jika sukses, perangkat ini bisa menciptakan kategori baru di atas ponsel lipat dua layar saat ini.
Harga menjadi tantangan utama. Beberapa laporan memperkirakan harga jual perangkat ini di atas 3.000 dolar AS (sekitar Rp49 juta). Sebagai perbandingan, Huawei Mate XT, ponsel tri-fold pertama di dunia, pernah dijual lebih dari 5.000 dolar AS karena stok terbatas.
Samsung menekankan, inovasi form factor ini bukan sekadar strategi produk, tetapi juga strategi eksistensi, membangun kembali daya tarik teknologi yang pernah membuat seri Galaxy menjadi ikon global.
Jika benar dirilis pada 2026, ponsel lipat tiga layar Samsung bisa menjadi momentum penting bagi industri smartphone: apakah pasar akan beralih ke perangkat superfleksibel dan multifungsi, atau kembali pada desain yang sederhana dan praktis.
Satu hal yang pasti: Samsung tidak ingin sekadar mengikuti tren, tetapi menciptakan tren berikutnya di pasar teknologi global.*
(vo/M/006)
JAKARTA Kejaksaan Agung melalui Jaksa Agung Muda Intelijen (JAMIntel) Reda Manthovani bersama Badan Informasi Geospasial (BIG) mengawal p
NASIONAL
JAKARTA Akademisi Rocky Gerung menyoroti gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) terkait syarat pendidikan pencalonan Gibran Rakab
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pelestarian budaya dan cagar budaya merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya,
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi inovasi sosial yang digagas Kecamatan Medan Denai melalui program ANJELI dan K
PEMERINTAHAN
MEDAN Kualitas udara di Kota Medan dilaporkan memburuk akibat sebaran asap di sejumlah wilayah Sumatera Utara. Wali Kota Medan Rico Waas me
KESEHATAN
BANDA ACEH Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Aceh memperkuat komitmen memberikan pelayanan yang semakin humanis dan profesional kep
PERISTIWA
MEDAN Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) memasok beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta Minyakita dalam keg
EKONOMI
JAKARTA PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM meraih delapan penghargaan dalam ajang Environmental and Social Innovation Awar
NASIONAL
MEDAN Ketua Umum Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) Adardam Achyar mempertanyakan pemidanaan terhadap surat yang dibuat advokat dalam menjal
POLITIK
MANDAILING NATAL Foto mobil dinas Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) digunakan untuk mengangkut
PERISTIWA