Model ini tetap menggunakan cetakan bodi yang sama, dengan peningkatan utama berada di sektor internal, termasuk penggunaan chipset terbaru Apple, A19.
"iPhone 17e pada dasarnya adalah iPhone 16e dengan chipset baru. Desain, dimensi, layar, hingga Face ID tidak berubah," ujar Fixed Focus Digital, Selasa (10/2/2026).
Laporan serupa disampaikan jurnalis Bloomberg, Mark Gurman.
Menurut Gurman, iPhone 17e juga akan mendapatkan dukungan MagSafe yang sebelumnya absen di iPhone 16e, serta teknologi nirkabel Apple sendiri, termasuk modem C1X dan chip N1.
Strategi ini diyakini untuk mengurangi ketergantungan Apple pada pemasok pihak ketiga.
Meski ada peningkatan komponen internal, iPhone 17e masih mempertahankan layar dengan notch, tanpa Dynamic Island, dan ukuran keseluruhan yang serupa dengan pendahulunya.
Pendekatan ini menegaskan fokus Apple pada penyegaran minor untuk model terjangkau ini.
Soal harga, bocoran dari Gurman dan Fixed Focus Digital menyebut, Apple diprediksi tetap membanderol iPhone 17e sekitar 599 dollar AS atau setara Rp10 jutaan.
Bocoran tanggal peluncuran mengarah pada 19 Februari 2026, namun Apple belum memberikan konfirmasi resmi.
Beberapa media Jerman, seperti Macwelt, menyebut Apple kemungkinan hanya mengumumkan iPhone 17e melalui siaran pers, serupa dengan peluncuran iPhone 16e tahun lalu.
Dengan strategi ini, Apple berupaya memperluas pasar iPhone ke segmen lebih terjangkau, sambil tetap menghadirkan peningkatan teknologi yang menarik bagi pengguna lama maupun baru.*