Pertamina Buka Suara soal Antrean BBM: Bukan karena Stok Langka, Distribusi Sedang Dikebut
JAKARTA PT Pertamina Patra Niaga menyatakan telah meningkatkan penyaluran sekaligus memperkuat distribusi bahan bakar minyak (BBM) di se
EKONOMI
JAKARTA – Apple resmi menaikkan harga sejumlah produknya mulai Kamis (25/6/2026) waktu Amerika Serikat.
Kenaikan ini sebelumnya telah diisyaratkan oleh CEO Apple Tim Cook dan kini resmi berlaku untuk beberapa lini perangkat, termasuk MacBook, iPad, Apple TV, HomePod, hingga Vision Pro.
Perusahaan teknologi asal Cupertino, California, itu menyebut lonjakan harga komponen menjadi alasan utama di balik penyesuaian harga tersebut.Baca Juga:
Menurut Apple, kenaikan harga memori dan media penyimpanan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir telah meningkatkan biaya produksi secara signifikan.
"Kami belum pernah melihat kenaikan harga komponen sebanyak ini, secepat ini," kata pihak Apple, dikutip dari Reuters.
Apple mengaku selama ini berupaya menahan kenaikan harga agar tidak langsung dibebankan kepada konsumen.
Namun kondisi pasar membuat langkah tersebut tidak lagi memungkinkan.
"Kami telah melindungi pelanggan dari kenaikan harga ini sejauh mungkin. Namun, kini kami telah mencapai titik di mana kami harus mulai menaikkan harga sejumlah produk, termasuk iPad dan Mac," lanjut Apple.
Sebelumnya, CEO Apple Tim Cook juga telah memberikan sinyal bahwa penyesuaian harga sulit dihindari.
Menurut Cook, kenaikan biaya produksi akibat mahalnya komponen memori dan penyimpanan membuat Apple tidak lagi mampu menyerap seluruh beban biaya tersebut.
"Kami telah berusaha semaksimal mungkin untuk mengurangi dampak kenaikan harga yang dibebankan kepada kami dan selama ini berupaya melindungi pelanggan dari kenaikan tersebut. Namun, situasinya kini sudah tidak lagi berkelanjutan," ujar Cook dalam wawancara dengan The Wall Street Journal.
MacBook hingga Vision Pro Ikut Naik
Kenaikan harga terjadi hampir di seluruh lini komputer Mac dan tablet iPad.
MacBook Neo yang sebelumnya dijual seharga 599 dollar AS kini naik menjadi 699 dollar AS.
MacBook Air 13 inci naik dari 1.099 dollar AS menjadi 1.299 dollar AS. Sementara MacBook Air 15 inci kini dijual 1.499 dollar AS dari sebelumnya 1.299 dollar AS.
MacBook Pro M5 juga mengalami penyesuaian harga dari 1.699 dollar AS menjadi 1.999 dollar AS.
Produk desktop seperti Mac Studio M3 Ultra bahkan mengalami kenaikan paling tinggi.
Harga perangkat tersebut melonjak dari 3.999 dollar AS menjadi 5.299 dollar AS atau naik sekitar 1.300 dollar AS.
Di lini tablet, iPad generasi terbaru juga mengalami kenaikan.
iPad reguler naik dari 349 dollar AS menjadi 449 dollar AS.
iPad Air 11 inci kini dibanderol 749 dollar AS dari sebelumnya 599 dollar AS, sedangkan iPad Pro 13 inci naik menjadi 1.499 dollar AS.
Produk lain seperti Apple TV 4K, HomePod, HomePod mini, hingga headset Vision Pro juga ikut mengalami penyesuaian harga.
Harga di Indonesia Mulai Disesuaikan
Pantauan di distributor resmi Apple Indonesia menunjukkan sebagian produk mulai mengalami perubahan harga.
iPad 11 (2025) versi WiFi misalnya kini dijual sekitar Rp7,2 juta, naik dari harga peluncuran sekitar Rp6 juta.
Sementara iPad 11 WiFi + Seluler naik menjadi sekitar Rp10,2 juta dari sebelumnya Rp9,5 juta.
Untuk beberapa produk seperti MacBook Neo, harga di Indonesia masih belum mengalami perubahan.
Namun bukan tidak mungkin penyesuaian akan dilakukan dalam waktu dekat mengikuti kebijakan global Apple.
iPhone Belum Naik, Tapi Diprediksi Menyusul
Meski banyak produk mengalami kenaikan harga, Apple memastikan harga iPhone, Apple Watch, dan AirPods masih tetap sama.
Namun para analis memperkirakan kondisi tersebut tidak akan berlangsung lama.
Direktur Riset Senior IDC, Nabila Popal, menilai kenaikan harga iPhone hanya tinggal menunggu waktu karena tekanan biaya produksi masih terus berlangsung.
"iPhone tidak akan luput, harganya akan naik di waktu mendatang," kata Nabila Popal.
Apple juga bukan satu-satunya perusahaan teknologi yang menghadapi tekanan biaya produksi.
Sejumlah perusahaan besar seperti Samsung, Microsoft, Sony, Dell, HP, Nintendo hingga Valve juga telah mengakui adanya kenaikan biaya akibat mahalnya harga chip memori dan media penyimpanan.
Kondisi tersebut diperkirakan masih akan memengaruhi harga berbagai perangkat elektronik global dalam beberapa bulan ke depan.* (km/ad)
JAKARTA PT Pertamina Patra Niaga menyatakan telah meningkatkan penyaluran sekaligus memperkuat distribusi bahan bakar minyak (BBM) di se
EKONOMI
JAKARTA Perubahan situasi keamanan global yang semakin kompleks dinilai membuat konsep lama profesionalisme militer tidak lagi sepenuhny
NASIONAL
MALANG Kementerian Koperasi (Kemenkop) menyebut Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren) terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dan
EKONOMI
CARACAS Kisah pilu datang dari Venezuela setelah dua gempa besar mengguncang negara tersebut pada Rabu (24/6/2026). Seorang ibu bernama
INTERNASIONAL
SEMARANG Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengaku menerima informasi akan adanya rencana demonstrasi pada 1 Juli 2026. A
NASIONAL
JAKARTA Hasil Survei Nasional Pusat Polling Indonesia (Puspoll Indonesia) menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Wakil Pre
NASIONAL
JAKARTA Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah, Hariqo Wibawa Satria, menyatakan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang
KESEHATAN
JAKARTA Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan berbagai stimulus di sektor transportasi untuk mendukung mobilitas masyarakat sela
EKONOMI
JAKARTA Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan atau Zulhas menanggapi santai anggapan yang menyebut PAN sebagai Partai
POLITIK
JAKARTA Sekretaris Jenderal Partai Buruh Ferri Nuzarli menyatakan mengundurkan diri dari partai tersebut pada Jumat, 26 Juni 2026. Keput
POLITIK