Pigai: Jangan Percaya Lembaga Survei di Indonesia, Banyak yang Abal-Abal
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengkritik lembaga survei di Indonesia yang menilai kinerja Kementerian HAM masih
NASIONAL
JAKARTA — Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menerima kunjungan dari Dewan Pengurus Nasional (DPN) Batak Center di Gedung Kementerian Kebudayaan, Jakarta.
Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk berdialog serta bertukar gagasan terkait pelestarian dan pengembangan budaya Batak, sekaligus menjajaki peluang kolaborasi strategis antara Kemenbud dan Batak Center dalam memajukan kebudayaan Batak.
Fadli menyampaikan apresiasi atas inisiatif Batak Center yang aktif tidak hanya dalam pelestarian, tetapi juga dalam pemanfaatan budaya untuk kemajuan bersama.
"Pemajuan kebudayaan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan seluruh elemen masyarakat. Kami sangat mengapresiasi banyak organisasi di Indonesia yang peduli terhadap kebudayaan dan turut berkontribusi bagi peradaban dunia," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (5/8).
Batak Center menyampaikan sejumlah gagasan strategis, di antaranya usulan pendirian Museum Batak di kawasan Danau Toba, pengajuan ulos sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) UNESCO, serta rencana penyelenggaraan Ulos Festival pada November 2025.
Fadli menyambut positif dan berkomitmen mendukung program-program tersebut, termasuk melalui skema Dana Indonesiana serta fasilitasi pengajuan warisan budaya ke UNESCO.
"Kami siap bekerja sama dan akan memfasilitasi upaya ini," tegas Fadli.
Menteri Kebudayaan juga menegaskan pentingnya pendekatan kemitraan publik-swasta (public-private partnership) untuk memperkuat pengembangan budaya nasional.
Menurutnya, pengajuan ulos sebagai WBTb serta pendirian museum yang spesifik akan memperkuat fungsi edukasi dan pelestarian pengetahuan budaya.
Sementara itu, Ketua Umum DPN Batak Center, Sintong M Tampubolon, menjelaskan bahwa organisasi ini berdiri pada 18 Agustus 2018 dengan fokus pada pengembangan budaya dan sumber daya manusia masyarakat Batak yang kreatif dan inovatif.
"Kami tengah memperjuangkan pengakuan ulos sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh UNESCO. Ulos bukan hanya karya seni, tetapi mengandung nilai sakral dan historis yang sangat berarti bagi masyarakat Batak," jelas Sintong.
Batak Center juga mengusulkan pendirian Museum Batak sebagai pusat representasi budaya yang otentik dan menjadi wadah dokumentasi, edukasi, serta pelestarian warisan budaya Batak.
Museum ini diharapkan dapat memperkuat identitas lokal sekaligus mendukung pengembangan pariwisata di kawasan Danau Toba dengan manfaat sosial, budaya, dan ekonomi.
Sebagai bagian dari upaya pemajuan budaya, Batak Center juga tengah menyiapkan penyelenggaraan Ulos Festival kedua dengan tema "Ulos: Connection and Connectivity".
Festival ini dirancang sebagai jembatan penghubung nilai tradisi dan masa depan, sekaligus menjaga warisan budaya agar tetap relevan di tengah perkembangan zaman.
Ulos Fest pertama yang sukses digelar pada November 2019 di Museum Nasional Indonesia menjadi pijakan penting bagi kelanjutan acara ini.
Dalam pertemuan tersebut, Fadli Zon didampingi oleh Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi, Restu Gunawan, serta Direktur Bina Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat, Sjamsul Hadi.
Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah dan komunitas budaya, diharapkan berbagai program yang direncanakan dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi pelestarian budaya Indonesia.*
(d/a008)
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengkritik lembaga survei di Indonesia yang menilai kinerja Kementerian HAM masih
NASIONAL
PEMATANGSIANTAR Seorang pengemudi mobil, Sapriadi (47), diamuk warga setelah diduga meninggalkan lokasi kecelakaan lalu lintas di Kota P
PERISTIWA
MANGGARAI TIMUR Video Camat Lamba Leda Utara, Agustinus Supratman, yang terlihat emosional saat berdebat dengan petugas Badan Nasional P
PERISTIWA
SURABAYA Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengancam akan mengumumkan nama partai politi
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi kegiatan Transformasi HKBP yang digelar Huria Kristen Batak Protestan (HKBP
PEMERINTAHAN
DAIRI Polisi mengungkap alasan RS, 52 tahun, yang diduga menganiaya dua anak berinisial AGP, 7 tahun, dan AP, 6 tahun, di Kabupaten Dair
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meninjau kondisi ratusan warga korban angin puting beliung di Kecamatan Medan Johor, Kota M
NASIONAL
MEDAN Polda Sumatera Utara menjelaskan alasan AKP Fadlun Al Fitri tidak dijatuhi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) meski t
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan Polri telah mengantongi sejumlah nama yang diduga terlibat dalam kebakaran huta
HUKUM DAN KRIMINAL
BATAM Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mengungkap adanya keterkaitan antara kasus penyelundupan 2,6 ton sabu cair dan 1,3 ton ketamin d
HUKUM DAN KRIMINAL