BREAKING NEWS
Jumat, 13 Maret 2026

Kahiyang Ayu Kunjungi Rumah Tenun Nadira, Dorong Wastra Tabagsel Tembus Pasar Nasional

Abyadi Siregar - Rabu, 20 Agustus 2025 16:11 WIB
Kahiyang Ayu Kunjungi Rumah Tenun Nadira, Dorong Wastra Tabagsel Tembus Pasar Nasional
Ketua Dekranasda Sumut, Kahiyang Ayu, melakukan kunjungan kerja ke Rumah Tenun Nadira di Jalan Imam Bonjol, Kota Padangsidimpuan, Selasa (19/8/2025). (foto: Diskominfo Sumut)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

PADANGSIDIMPUAN — Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumatera Utara, Kahiyang Ayu, melakukan kunjungan kerja ke Rumah Tenun Nadira di Jalan Imam Bonjol, Kota Padangsidimpuan, sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pelestarian budaya dan pemberdayaan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM), khususnya sektor wastra (kain tradisional) di wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel).

Dalam kunjungannya, Kahiyang Ayu berdialog langsung dengan pemilik Rumah Tenun Nadira, Rizki Yuhdiana Siregar, guna meninjau proses produksi serta ragam produk yang dihasilkan oleh pengrajin lokal.

Ia juga membeli sejumlah kain khas sebagai bentuk dukungan nyata terhadap produk wastra Tabagsel.

"Kunjungan ini adalah salah satu langkah Dekranasda Sumut untuk menaikkan kelas para pengrajin wastra agar lebih dikenal luas, bukan hanya di daerah, tetapi juga secara nasional. Salah satunya dengan mengenakan dan mempromosikannya langsung," ujar Kahiyang Ayu dalam kunjungan tersebut, Selasa (19/8/2025).

Rumah Tenun Nadira yang berdiri sejak 9 Februari 2010 telah menjadi salah satu sentra produksi tenun tradisional di Padangsidimpuan.

Didirikan atas dasar kecintaan terhadap kain tradisional dan semangat melestarikan budaya Batak Angkola, rumah tenun ini kini mempekerjakan 23 pengrajin lokal.

Produk yang ditawarkan beragam, mulai dari ulos Batak, selendang, sarung, hingga koleksi ready to wear berbahan tenun untuk pria dan wanita.

"Kami mengirimkan bahan baku seperti benang poliester, katun, dan semi sutra kepada pengrajin sesuai motif yang dipesan. Semua proses dikerjakan dari rumah masing-masing oleh para pengrajin," jelas Rizki Yuhdiana.

Kehadiran Ketua Dekranasda Sumut disambut hangat oleh para pengrajin. Rizki mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada pelaku usaha lokal.

"Kunjungan Ibu Kahiyang Ayu menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus berkarya dan menghasilkan produk yang berdaya saing. Semoga ke depannya, wastra khas Padangsidimpuan dapat semakin dikenal dan dibanggakan masyarakat luas," tutup Rizki.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Dekranasda Sumut dalam mengangkat potensi lokal, melestarikan warisan budaya, serta mendorong ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.*

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru