Kak Na Hadiri Buka Puasa Bersama Gekrafs Aceh, Dorong Pengembangan Ekonomi Kreatif
BANDA ACEH Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Aceh, Marlina Muzakir, mendorong generasi muda yang tergabung dalam Gerakan Ekonomi Kre
EKONOMI
JAKARTA – Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, tampil membacakan puisi karyanya yang berjudul "Untukmu Bung Tomo" dalam acara Sasana Sastra: Membaca 80 Tahun Indonesia, yang berlangsung di Teater Besar, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Jumat (22/8/2025).
Puisi tersebut ditulis Fadli Zon pada 10 November 1985, ketika ia masih berusia 14 tahun, sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan terhadap Bung Tomo, tokoh pejuang kemerdekaan yang dikenal dengan semangat patriotiknya dalam peristiwa 10 November 1945 di Surabaya. Bung Tomo wafat di Tanah Suci pada tahun 1981.
"Saya akan membacakan puisi yang saya tulis sekitar 40 tahun yang lalu, tepatnya pada 10 November 1985. Puisi ini saya tulis untuk mengenang seorang pejuang besar yang sangat berarti bagi bangsa ini. Beliau adalah Bung Tomo, yang wafat di Tanah Suci pada tahun 1981," ujar Fadli di hadapan hadirin.
Dalam pembacaan puisinya, Fadli Zon menyampaikan harapan agar semangat perjuangan para pahlawan tetap terjaga dan diwariskan kepada generasi penerus bangsa.
Menurutnya, nilai-nilai kepahlawanan harus terus hidup dalam karya seni, terutama sastra, yang menjadi jembatan antara sejarah dan masa depan.
Acara Sasana Sastra: Membaca 80 Tahun Indonesia merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia.
Kegiatan ini menghadirkan para sastrawan, budayawan, dan tokoh seni sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi sastra dalam membangun nilai-nilai kebangsaan.
Dalam sambutannya, Fadli Zon juga menegaskan komitmen Kementerian Kebudayaan untuk terus mendukung pertumbuhan dunia sastra tanah air.
"Kementerian Kebudayaan akan terus mengawal agar sastra Indonesia terus hidup dan maju, menjadi bagian penting dalam perjalanan bangsa menuju masa depan," tuturnya.
Fadli meyakini bahwa melalui puisi dan karya sastra lainnya, masyarakat dapat terus mengingat jasa para pahlawan, sekaligus menyatukan keberagaman Indonesia dalam semangat yang sama: cinta tanah air.
Selain pembacaan puisi, acara ini juga menampilkan pertunjukan sastra lintas generasi, termasuk pembacaan karya dari sastrawan-sastrawan besar tanah air.
Sasana Sastra diharapkan menjadi ruang ekspresi dan edukasi, khususnya bagi generasi muda agar terus mencintai budaya literasi dan mengenal sejarah bangsa melalui sastra.
BANDA ACEH Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Aceh, Marlina Muzakir, mendorong generasi muda yang tergabung dalam Gerakan Ekonomi Kre
EKONOMI
BANDA ACEH Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Aceh menggelar kegiatan Iftar Jama&039i atau buka puasa bersama yang dihadiri pengurus dan wa
NASIONAL
JAKARTA Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya meminta aparat kepolisian mengusut tuntas kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komi
HUKUM DAN KRIMINAL
PEKANBARU Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kota Dumai, Riau, semakin meluas. Hingga Sabtu (14/3/2026), kebakaran di Kelur
PERISTIWA
PEKANBARU Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kota Dumai, Riau, semakin meluas. Hingga Sabtu (14/3/2026), kebakaran di Kelur
PERISTIWA
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan kepala daerah di seluruh Indonesia bahwa mereka tidak memiliki kewajiban untuk me
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sebanyak 19 warga negara Indonesia yang merupakan nelayan asal Aceh Timur ditangkap otoritas Thailand setelah diduga melakukan p
NASIONAL
JAKARTA Wakil Presiden ke10 dan ke12, Jusuf Kalla (JK), menyampaikan keprihatinannya atas kasus penyerangan terhadap Wakil Koordinator
POLITIK
MEDAN Proses pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Medan telah mencapai leb
PEMERINTAHAN
MEDAN Menjelang Idul Fitri, umat Muslim di Indonesia diwajibkan untuk membayar zakat fitrah sebagai bentuk penyucian diri setelah sebula
AGAMA