Gubernur Bali Wayan Koster bersama Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta menghadiri acara ramah tamah dalam rangka Hari Ulang Tahun PSPS Bakti Negara ke-71, yang diselenggarakan di Pusat Latihan PSPS Bakti Negara, Kelurahan Sading, Mengwi, Badung, pada S
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Koster menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap para anggota Persatuan Seni Pencak Silat (PSPS) Bakti Negara Bali, yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam menjaga budaya dan tradisi pencak silat di Bali.
Dalam sambutannya, Gubernur Koster menekankan pentingnya menjaga Bali yang ajeg, damai, dan penuh toleransi, serta menghargai keberagaman budaya yang ada.
"Di tengah banyaknya tantangan, para anggota PSPSBakti Negara Bali mampu berdiri tegak dan memegang teguh komitmen untuk menjaga Bali yang ajeg, damai, dan penuh toleransi. Saya harap karakter ksatria ini terus bernaung di hati kalian, untuk membela kebenaran tanpa menciptakan onar," ungkap Koster dengan penuh semangat.
Gubernur Koster mengungkapkan rasa bangganya atas pembentukan karakter disiplin, tangguh, dan berjiwa sosial yang dijalankan oleh PSPS Bakti Negara. Menurutnya, pencak silat bukan hanya sekadar keterampilan bela diri, tetapi juga alat untuk membentuk karakter, mental, spiritual, dan fisik anggota.
"PSPSBakti Negara Bali tidak hanya melatih kemampuan teknis bela diri, tetapi lebih menekankan pada pembentukan karakter dan penguatan mental serta disiplin anggotanya," tambah Koster.
Selain itu, Gubernur Koster menyatakan bahwa pihaknya akan terus memberikan dukungan terhadap keberadaan PSPS Bakti Negara dan menyarankan agar organisasi ini hadir hingga tingkat kabupaten dan desa di seluruh Bali.
"Kami akan mendukung penuh keberadaan PSPS Bakti Negara di Bali, dan kami harap ke depannya, pencak silat dapat terus berkembang di setiap desa, membentuk generasi muda yang kuat dan berdedikasi," ujar Koster.
Nyoman Giri Prasta, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSPS Bakti Negara Provinsi Bali, juga mengungkapkan apresiasi terhadap kontribusi PSPS Bakti Negara dalam melestarikan seni bela diri tradisional Bali.
Giri Prasta menjelaskan bahwa Bakti Negara merupakan bagian dari warisan leluhur yang menggabungkan konsep sekala-niskala dalam setiap aktivitasnya.
"Kami telah menemukan tarian sakral silat Bali yang terkandung dalam konsep Tri Sakti di pura Mas Penida, Buleleng. Tarian ini menjadi bagian dari sasolahan wajib dalam pujawali," kata Giri Prasta.
Sebagai bagian dari perayaan HUT ke-71 PSPS Bakti Negara, sejumlah anggota organisasi ini melaksanakan anjangsana dari Desa Sangeh menuju Pusat Latihan PSPS Bakti Negara di Kelurahan Sading, Mengwi, Badung, yang dimulai sejak pukul 03.00 WITA.