BREAKING NEWS
Sabtu, 14 Februari 2026

Gubernur Koster Dukung WHDI Bali, Perkuat Sinergi Pelestarian Budaya dan Tradisi Hindu

Fira - Selasa, 10 Februari 2026 08:46 WIB
Gubernur Koster Dukung WHDI Bali, Perkuat Sinergi Pelestarian Budaya dan Tradisi Hindu
Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi jajaran Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Provinsi Bali di Ruang Tamu Kantor Gubernur Bali, Renon, Senin (9/2/2026). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi jajaran Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Provinsi Bali di Ruang Tamu Kantor Gubernur Bali, Renon, Senin (9/2/2026).

Pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi perempuan Hindu dalam menjaga keajegan adat, tradisi, dan kearifan lokal Bali.

Ketua WHDI Provinsi Bali, Tjok Istri Sri Rasmawati Yudhara, melaporkan hasil Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) yang memilih ketua baru secara sah dan demokratis.

Baca Juga:

WHDI Bali juga menyampaikan harapan agar Gubernur Bali berkenan menjadi pelindung organisasi, sebagai simbol dukungan terhadap peran strategis WHDI dalam pembangunan berbasis budaya.

"Peran WHDI sangat strategis, terutama dalam keluarga dan masyarakat, untuk menanamkan dan mewariskan nilai adat, tradisi, serta budaya Bali kepada generasi berikutnya," tegas Gubernur Koster saat menerima audiensi.

Dalam kesempatan itu, WHDI Bali memaparkan rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun organisasi, yang tahun ini berfokus pada pelestarian budaya Bali.

Berbagai lomba seperti wirama, kidung, dharma wacana, gebogan, dan jejaitan (pejati) digelar untuk edukasi budaya dan regenerasi nilai-nilai tradisional.

Kegiatan ini diselenggarakan bersinergi dengan Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, menegaskan komitmen kolaboratif antara pemerintah dan WHDI.

Gubernur Koster menekankan pentingnya menjaga kemurnian adat, tradisi, dan tata cara keagamaan Hindu Bali.

Ia mengingatkan umat Hindu Bali untuk beragama dengan baik dan benar sesuai kearifan lokal, serta tidak mudah terpengaruh oleh ajaran luar yang bertentangan dengan nilai budaya Bali.

Audiensi ini menegaskan komitmen bersama Pemprov Bali dan WHDI dalam menegakkan prinsip Nangun Sat Kerthi Loka Bali, menempatkan adat, agama, seni, dan budaya sebagai roh utama pembangunan daerah.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Stabilkan Ekonomi, Bupati Oloan Dukung Pengendalian Inflasi dan Program 3 Juta Rumah
Bupati Humbang Hasundutan Buka Konsultasi Publik RKPD 2027, Fokus Perekonomian dan Pembangunan Berkeadilan
Bupati Labusel Tegaskan Pentingnya Inovasi OPD dan Publikasi Program: Jangan Risau Dibilang Pencitraan
Pemprov Sumut Gaspol Digitalisasi Transaksi Daerah, TP2DD Resmi Dibentuk
Prakiraan Cuaca Bali Hari Ini, Selasa 10 Februari 2026: Sejumlah Wilayah Hujan Disertai Petir
Rp250 Miliar untuk Drainase Kota Medan: Upaya Pemko Cegah Genangan Air dan Tingkatkan Konektivitas dengan Sungai
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru