Rupiah Melemah hingga Rp 17.000, Purbaya: Tanya ke Bank Sentral
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pergerakan nilai tukar rupiah yang melemah hingga mendekati Rp 17.000 per
EKONOMI
MEDAN – Menyambut Hari Raya Idul Fitri, masyarakat Sumatera Utara (Sumut) kembali merayakan tradisi yang telah turun-temurun, yakni memasak lemang.
Hidangan khas ini sering kali tercium aromanya dari halaman rumah-rumah di berbagai daerah, mulai dari Binjai, Medan, hingga pesisir Sumatera Timur.
Lemang, yang terbuat dari beras ketan dan santan, dimasak perlahan dalam batang bambu yang dibakar di atas bara api, menjadi bagian tak terpisahkan dari momen kebersamaan saat Lebaran.Baca Juga:
Lemang biasanya dimasak sehari atau dua hari sebelum Idul Fitri dan disajikan bersama dengan hidangan lain, seperti rendang atau lauk daging. Tradisi ini tidak hanya menjadi bagian dari hidangan, tetapi juga menjadi simbol persatuan keluarga.
Proses memasak yang memakan waktu cukup lama, dengan api yang menyala di sekitar bambu, menjadi waktu berkumpul bagi keluarga yang menantikan kelezatan lemang yang matang.
William W. Wongso, seorang pakar kuliner Nusantara, menyebutkan bahwa lemang sudah ada sejak lama dalam budaya Melayu di Sumatera dan merupakan hidangan khas yang hadir pada perayaan besar, termasuk Lebaran.
"Lemang adalah bagian dari tradisi makanan Melayu yang berkembang di Sumatera, dengan kehadirannya yang selalu ditunggu-tunggu saat perayaan keagamaan," ungkap Wongso dalam penelitiannya yang dikutip dari kajiannya pada Senin (16/3/2026).
Lemang: Simbol Kebersamaan
Di Sumatera Utara, memasak lemang bukan hanya soal rasa, tetapi juga tentang makna kebersamaan.
Keluarga-keluarga berkumpul di sekitar bara api, menunggu lemang matang sembari berbincang dan menikmati momen kebersamaan yang langka di tengah kesibukan sehari-hari.
Anthony Reid, sejarawan budaya Melayu, menjelaskan bahwa dalam budaya Melayu, makanan tradisional berfungsi sebagai media yang memperkuat hubungan antar anggota keluarga dan masyarakat.
"Makanan dalam budaya Melayu bukan hanya sekadar konsumsi, tetapi menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi," ujar Reid.
Meski zaman telah banyak berubah dan berbagai hidangan modern bermunculan, lemang tetap kokoh menjadi simbol kebersamaan saat Lebaran di Sumatera Utara.
Di beberapa tempat, bahkan ada pedagang yang menjual lemang di pinggir jalan menjelang Idul Fitri untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat.
Tradisi yang Terjaga
Tradisi memasak lemang ini bukan hanya sebuah kebiasaan kuliner, tetapi juga warisan yang tetap terjaga hingga kini. Setiap tahun, masyarakat tetap menyiapkan lemang, meskipun dunia kuliner semakin dipenuhi oleh pilihan modern.
Namun, bagi banyak orang, lemang lebih dari sekadar makanan. Lemang adalah simbol kekuatan tradisi yang mengikat keluarga, mempererat hubungan antar generasi, dan menjadi bagian dari cerita panjang tentang budaya Melayu di Sumatera Utara.*
(ds/dh)
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pergerakan nilai tukar rupiah yang melemah hingga mendekati Rp 17.000 per
EKONOMI
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengunjungi Posko Peduli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Mudik Aman di Terminal
NASIONAL
BANDA ACEH Menjelang tradisi Meugang Idul Fitri yang selalu diperingati dengan menyantap hidangan daging, Pemerintah Aceh memastikan bah
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas praktik korupsi dengan melakukan penyitaan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan serangkaian penggeledahan di sejumlah lokasi terkait dugaan pemerasan yang melibatk
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua DPP PKB, Daniel Johan, menanggapi pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut ada pengamat yang tidak menyukai kebe
NASIONAL
DELI SERDANG Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang menegaskan bahwa seluruh alat dan mesin pertanian (alsintan) milik pemerintah ya
PERTANIAN AGRIBISNIS
BINJAI Pemerintah Kota Binjai mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi Daerah yang diselenggarakan oleh Kemen
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan dan memperkuat soliditas Kot
PEMERINTAHAN
MEDAN Penerangan Jalan Umum (PJU) di ruas Jalan Sultan Serdang, khususnya akses dari Simpang Kayu Besar menuju Bandara Kualanamu, saat i
NASIONAL